Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
AS dan RI Mulai Latihan Militer Garuda Shield Hari Ini
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ribuan pasukan Indonesia dan Amerika Serikat memulai latihan militer gabungan yang dikenal dengan nama Garuda Shield pada hari ini, Senin (1/8). Meski begitu, seorang pejabat RI menyampaikan upacara pembukaan latihan itu bakal dilakukan pada Rabu (3/8).
Setidaknya 4.000 tentara AS dan RI bergabung dengan pasukan dari Australia, Singapura, dan Jepang dalam latihan tersebut. Sementara itu, Kanada, Prancis, India, Malaysia, Korea Selatan, Papua Nugini, Timur Leste, dan Inggris berpartisipasi sebagai negara pengamat.
Sebagaimana diberitakan AFP, latihan ini dilakukan di Pulau Sumatra dan Kepulauan Riau, dua pulau RI yang dekat dengan wilayah Singapura dan Malaysia.
Pasukan dari angkatan darat, laut, dan udara bergabung dalam latihan Garuda Shield. Latihan ini berlangsung selama dua pekan, yakni hingga 14 Agustus mendatang.
Militer AS menuturkan latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antara Washington dengan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik.
"Ini benar-benar latihan untuk membangun kepercayaan, membangun kebersamaan, kesepahaman bersama, meningkatkan kemampuan dan hal lain terkait itu," ujar komandan yang memimpin pasukan AS di latihan Garuda Shield, Mayor Jenderal Stephen Smith, pada Jumat (29/7).
"Ini hanyalah latihan militer dan bukanlah ancaman untuk pihak manapun," lanjutnya.
Di sisi lain, latihan ini berlangsung kala tensi antara AS dan China semakin panas. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS, Nancy Pelosi, telah memulai tur ke sejumlah negara Asia pada Minggu (31/7).
Dalam pernyataan resminya, Pelosi menyampaikan akan singgah di Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan Jepang. Namun, Pelosi tak menyinggung apakah ia bakal berkunjung ke Taiwan.
Sebelumnya, Pelosi dikabarkan berencana mengunjungi Taiwan dalam tur tersebut. Namun, wacana ini menuai penolakan dari China.
Presiden China Xi Jinping dalam telepon bersama Presiden AS Joe Biden sempat memperingatkan Washington agar "tak bermain dengan api," merujuk pada kasus Taiwan.
Selain masalah Taiwan, hubungan AS-China juga memburuk karena Washington dan sekutunya khawatir dengan perkembangan pengaruh Beijing di kawasan Pasifik.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1428 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1084 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 928 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 819 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik