Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Pedagang Pasar Semabaung Berharap Tak Di-'Lockdown' Lagi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pedagang Pasar Semabaung yang menjual babi dan ayam berharap pemerintah tidak lagi melockdown pasar untuk menekan wabah Penyakit Mulut Kuku (PMK).
Sebab, dengan lockdown, pendapatan pedagang tambah anjlok. Salah satu pedagang, Ni Ketut Punduh, menyatakan sejak ada wabah PMK, pasar sudah sering didatangi petugas. Bahkan bersama pedagang lain mereka sudah rutin melakukan penyemprotan disinfektan.
“Sudah setiap hari di semprot-semprot. Belum ada yang kena penyakit kuku itu,” ujarnya.
Punduh yang jualan 30 tahun di Pasar Semebaung amat merasakan dampak dengan lockdown pasar.
“Waktu itu saya tidak dapat jualan, tidak ada penghasilan. Baru saja ada covid, pasar dibatasi dulu, sekarang ada PMK,” keluhnya.
Dia juga mengeluh kenapa pasar Semebaung terus menjadi perhatian. Padahal, banyak pasar umum menjual hewan. Malahan pasar lain lebih ramai.
“Kalau ditutup lagi, mungkin kami tidak jualan lagi disini. Lebih baik pindah aja,” jelas dia.
Sementara itu, petugas Dinas Peternakan menggelar penyemprotan di pasar Semebaung, Kamis (4/8). Tujuannya untuk menekan penyebaran virus PMK.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8049 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5659 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan