Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Kelangkaan Chip, Harga Scoopy Bekas lebih Mahal dari yang Baru
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Harga Honda Scoopy bekas rupanya dijual lebih mahal dari unit baru keluaran pabrik. Hal ini diutarakan salah satu penggawa diler motor bekas di Ciledug, Tangerang.
Menurutnya kendala pasokan chip semikonduktor yang melanda aktivitas produksi dan berimbas pada distribusi unit baru, menyebabkan kelangkaan motor anyar di pasaran. Akibatnya model motor bekas yang tidak terlalu tua menjadi incaran konsumen.
Karena banyak yang cari dan ketersediaan unitnya terbatas, maka harganya juga ikut dikerek. Salah satu model yang digandrungi adalah motor matik Honda Scoopy, demikian ungkap Sales Marketing Mandiri Sukses Motor, Fadjar Imam.
“Efeknya pasti ada, terutama dari masalah harga yang mengalami kenaikan. Beberapa unit seperti Scoopy, karena yang kita tahu saat ini inden unit barunya bisa 4 sampai 5 bulan, harga bekasnya bahkan lebih tinggi dari pada yang unit barunya,” buka Fadjar ketika dihubungi kumparan (1/8).
Katanya belum lama ini, dirinya berhasil menjual dua unit Honda Scoopy bekas model terbaru, yang telah dilengkapi dengan keyless lansiran 2021 seharga Rp 23,5 juta.
Padahal, jika menilik laman resmi PT Astra Honda Motor (AHM), harga Honda Scoopy baru tipe tertinggi per Agustus 2022 masih berada di angka Rp 22,1 juta on the road (OTR) Jakarta.
Ada selisih sekitar Rp 1 jutaan antara harga bekas dengan yang baru. “Karena memang unitnya sudah enggak ada lagi dan susah juga nyarinya," timpalnya.
Selain Honda Scoopy, motor matik bekas lain juga mengalami peningkatan permintaan. Hanya saja tidak sedrastis Scoopy. Harga bekasnya masih mengikuti pasar.
"Honda BeAT juga itu enggak ada sama sekali dan susah nyari unit bekasnya, tetapi kalau BeAT masih berkisar Rp 13-14 jutaan,” jelasnya. (Sumber: Kumparan)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 582 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan