Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




AS Akan Latihan Militer Bareng India

Minggu, 7 Agustus 2022, 07:39 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/AS Akan Latihan Militer Bareng India

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Amerika Serikat akan menggelar latihan militer bersama di Auli, daerah India di dekat kawasan yang disengketakan dengan China. Seorang pejabat Tentara India mengatakan bahwa latihan militer itu akan digelar pada pertengahan Oktober mendatang di Auli, Uttarakhand.

Dihelat di daerah yang terletak di daerah dengan ketinggian 3.000 kilometer, latihan itu bakal berfokus kemampuan perang di ketinggian. Operasi ini merupakan bagian dari latihan gabungan tahunan bertajuk Yudh Abhyas alias Latihan Perang yang ke-18.

Juru bicara Kementerian Pertahanan AS mengatakan kepada CNN bahwa kerja sama dengan India ini "merupakan salah satu elemen paling penting dari visi bersama kami terkait kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka."

"Satu elemen penting dari upaya ini termasuk latihan-latihan dan Yudh Abhyas adalah latihan tahunan bilateral yang dirancang untuk meningkatkan interoperabilitas dan perspektif kapasitas untuk menjawab tantangan keamanan kawasan."

Auli sendiri terletak sekitar 95 kilometer dari Garis Kontrol Aktual (LAC), kawasan tak bertuan yang berbatasan langsung dengan wilayah sengketa India dan China.

Belakangan ini, hubungan India dan China renggang setelah bentrokan berdarah antara tentara kedua negara di Himalaya pada Juni 2020. Bentrok itu menewaskan 20 tentara India dan empat personel militer China.

Percik konflik kembali menyala baru-baru ini karena China membangun jembatan di Danau Pangong Tso yang membentang di perbatasan kedua negara.

India langsung mengecam pembangunan jembatan tersebut. Menurut mereka, pembuatan jembatan itu merupakan bentuk pendudukan ilegal.

Dalam lawatannya ke India pada tahun lalu, Jenderal Komando Pasifik Tentara AS, Charles Flynn, mengatakan bahwa pembangunan jembatan di sepanjang kawasan sengketa itu "mengkhawatirkan."(sumber: cnnindonesia.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami