Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
China Dikabarkan Hentikan Latihan Militer Dekat Taiwan Hari Ini
BERITABALI.COM, DUNIA.
China dikabarkan bakal mengakhiri latihan militer di sekitar perairan Taiwan hari ini, Minggu (7/8). Latihan militer tersebut telah berlangsung beberapa hari setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi berkunjung ke Taiwan.
Kementerian Transportasi Taiwan mengatakan enam dari tujuh "zona bahaya sementara" yang dihindari maskapai penerbangan berhenti berlaku pada Minggu siang. Sehingga menandakan penarikan pelatihan.
Sementara itu, peringatan China di zona ketujuh, yakni di perairan timur Taiwan masih tetap berlaku hingga pukul 10.00 waktu setempat pada Senin (8/8).
"Penerbangan dan pelayaran dapat dilanjutkan secara bertahap," pernyataan Kementerian Transportasi Taiwan, seperti diberitakan AFP.
Taipei pun memastikan akan terus memantau pergerakan kapal di area ketujug yang masih bakal terpengaruh latihan militer China. Terpisah, Komando Timur Militer China mengumumkan latihan militer akan tetap berlangsung namun dilakukan di Laut Kuning yang terletak di antara China dan semenanjung Korea hingga 15 Agustus.
Mereka mengatakan latihan praktis di laut dan wilayah udara sekitar Taiwan sesuai yang direncanakan. Militer China disebut fokus pada "daya tembak gabungan di darat dan kemampuan serangan udara jarak jauh."
Baca juga:
80 Ribu Turis Terjebak di Pulau Hainan China
Mengutip focustaiwan.tw pada Sabtu (6/8), China sempat mengirim 20 pesawat dan 14 kapal perang ke wilayah laut sekitar Taiwan.
Sebelumnya, China juga sudah mengerahkan 68 pesawat tempur dan 13 kapal sebagai bagian dari latihan militer selama empat hari. Latihan dilakukan secara langsung di enam wilayah maritim di sekitar Taiwan mulai Kamis (4/8).
Menurut pemerintah Taipei, 30 pesawat China melintasi garis tengah Selat Taiwan. Garis tengah merupakan garis tak resmi yang membelah Selat Taiwan menjadi dua sisi, yakni Taiwan dan China.
Garis ini ditetapkan dalam perang dingin demi mengurangi risiko bentrok antara Taipei dan Beijing.
Dengan kata lain, garis tengah tak pernah diresmikan lewat kesepakatan atau perjanjian. Namun, garis ini berhasil memisahkan militer Taiwan dan China.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan