Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Rusia Tembak 80 Roket Dekat PLTN Ukraina, 13 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya 13 orang tewas setelah Rusia menembakkan 80 roket ke area dekat pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, Ukraina, pada Rabu (10/8). Valentin Reznichenko selaku gubernur kawasan tempat PLTN berdiri, Dnipropetrovsk, mengatakan kebanyakan korban tewas merupakan warga yang tinggal di sekitar Sungai Dnieper.
Baca juga:
Mantan Pegawai Twitter Divonis Bersalah
Sungai itu sendiri membentang di seberang PLTN Zaporizhzhia. Serangan ini pun memicu kekhawatiran akan gerak-gerik Rusia yang dapat berujung pada bencana nuklir.
"Malam ini sangat buruk. Saya meminta dan memohon kepada kalian, jangan biarkan Rusia membunuh kalian," ujar Reznichenko, sebagaimana dikutip AFP.
Lebih jauh, kepala dewan kawasan setempat, Mykola Lukashuk, mengatakan bahwa serangan roket Rusia ini juga menghancurkan jaringan listrik. Belakangan, Ukraina dan Rusia memang terus saling tuduh serangan di sekitar PLTN Zaporizhzhia.
Pekan lalu, pemerintah bentukan Rusia di Enerhodar menuding tentara Ukraina menyerang kawasan PLTN Zaporizhzhia menggunakan bom klaster yang ditembakkan dari pelontar roket Uragan.
Mereka menyatakan kepada kantor berita TASS bahwa proyektil yang ditembakkan pasukan Ukraina jatuh "400 meter dari reaktor yang aktif."
Menurut mereka, serangan itu merusak sejumlah bangunan dan jatuh "di zona tempat penyimpanan bahan bakar nuklir yang sudah terpakai."
Meski demikian, perusahaan energi nuklir Ukraina yang mengoperasikan PLTN Zaporizhzhia, Energoatom, menyatakan "militer Rusia terus melakukan tindakan terorisme nuklir" di sana.
"Kemarin, Rusia sekali lagi menembakkan roket di PLTN Zaporizhzhia dan Kota Enerhodar. Satu karyawan dirawat di rumah sakit karena terluka akibat ledakan itu," demikian pernyataan Energoatom.
PLTN Zaporizhzhia sendiri saat ini dikuasai pasukan Rusia. Namun, tim Energoatom masih bekerja untuk operasional di PLTN terbesar di Eropa tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1477 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1112 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 958 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 852 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik