Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Rusia Tembak 80 Roket Dekat PLTN Ukraina, 13 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya 13 orang tewas setelah Rusia menembakkan 80 roket ke area dekat pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, Ukraina, pada Rabu (10/8). Valentin Reznichenko selaku gubernur kawasan tempat PLTN berdiri, Dnipropetrovsk, mengatakan kebanyakan korban tewas merupakan warga yang tinggal di sekitar Sungai Dnieper.
Baca juga:
Mantan Pegawai Twitter Divonis Bersalah
Sungai itu sendiri membentang di seberang PLTN Zaporizhzhia. Serangan ini pun memicu kekhawatiran akan gerak-gerik Rusia yang dapat berujung pada bencana nuklir.
"Malam ini sangat buruk. Saya meminta dan memohon kepada kalian, jangan biarkan Rusia membunuh kalian," ujar Reznichenko, sebagaimana dikutip AFP.
Lebih jauh, kepala dewan kawasan setempat, Mykola Lukashuk, mengatakan bahwa serangan roket Rusia ini juga menghancurkan jaringan listrik. Belakangan, Ukraina dan Rusia memang terus saling tuduh serangan di sekitar PLTN Zaporizhzhia.
Pekan lalu, pemerintah bentukan Rusia di Enerhodar menuding tentara Ukraina menyerang kawasan PLTN Zaporizhzhia menggunakan bom klaster yang ditembakkan dari pelontar roket Uragan.
Mereka menyatakan kepada kantor berita TASS bahwa proyektil yang ditembakkan pasukan Ukraina jatuh "400 meter dari reaktor yang aktif."
Menurut mereka, serangan itu merusak sejumlah bangunan dan jatuh "di zona tempat penyimpanan bahan bakar nuklir yang sudah terpakai."
Meski demikian, perusahaan energi nuklir Ukraina yang mengoperasikan PLTN Zaporizhzhia, Energoatom, menyatakan "militer Rusia terus melakukan tindakan terorisme nuklir" di sana.
"Kemarin, Rusia sekali lagi menembakkan roket di PLTN Zaporizhzhia dan Kota Enerhodar. Satu karyawan dirawat di rumah sakit karena terluka akibat ledakan itu," demikian pernyataan Energoatom.
PLTN Zaporizhzhia sendiri saat ini dikuasai pasukan Rusia. Namun, tim Energoatom masih bekerja untuk operasional di PLTN terbesar di Eropa tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7822 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan