Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Ramuan Ini Diduga Bisa Kurangi Sel Kanker 65 Persen
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kanker adalah penyakit kompleks yang disebabkan oleh sel-sel DNA abnormal menjadi tak terkendali. Kondisi ini membuat penyakit semakin sulit dikendalikan.
Ada beberapa bukti bahwa diet memiliki kekuatan untuk melawan pertumbuhan kanker. Misalnya, Anda bisa mengonsumsi wheatgrass yang terbukti membantu mengurangi sel kanker darah hingga 65 persen dalam hitungan hari.
Wheatgrass telah menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir karena implikasi kesehatannya yang luas.
Menurut Alice Williams, Ahli Gizi di Origym Center of Excellence, wheatgrass adalah rumput mudah dari tanaman gandum biasa.
"Rumput muda ini bisa dimakan mentah atau dikonsumsi dalam bentuk kapsul, tetapi paling sering digunakan dalam bentuk bubuk dan dimasukkan ke dalam smoothie atau jus," kata Alice dikutip dari Express.
Wheatgrass telah digunakan oleh petani sebagai pakan ternak selama bertahun-tahun. Tetapi baru-baru ini, wheatgrass dianggap sebagai makanan super karena manfaat kesehatannya yang mengesankan, karena mengandung vitamin, mineral, protein dan antioksidan.
Makanan sehat ini memiliki banyak manfaat kesehatan karena antioksidannya, seperti glutathione, vitamin C dan vitamin E.
Setelah dikonsumsi, antioksidan akan menangkal radikal bebas dalam tubuh dan mengurangi tingkat stres oksidati. Pada gilirannya, ini akan membantu dalam pencegahan kanker.
"Selain meningkatkan kekebalan dan menurunkan kolesterol, banyak penelitian menunjukkan bahwa rumput gandum memiliki sifat antikanker," kata Alice.
Dalam satu penelitian tabung reaksi, rumput gandum terbukti menginduksi kematian sel dan mengurangi jumlah sel leukemia hingga 65 persen dalam tiga hari pengobatan.
Temuan yang dipublikasikan di Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences, mengungkapkan bahwa kematian sel leukemia meningkat seiring waktu setelah terpapar rumput gandum, masing-masing selama 24, 48 dan 72 jam.
“Para ilmuwan telah menemukan bahwa rumput gandum memiliki struktur yang mirip dengan hemoglobin, yaitu protein yang membawa oksigen ke seluruh darah," jelasnya.
Jadi, rumput gandum bisa membantu meningkatkan kadar oksigen di dalam darah. Karena sel kanker tumbuh paling baik dalam kondisi kekurangan oksigen, peran rumput gandum adalah meningkatkan kadar oksigen sehingga dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8172 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5683 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3550 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2402 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan