Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 23 September 2026
Wagub Jabar Minta Maaf Soal Poligami Solusi Cegah HIV
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan permintaan maaf terkait pernyataannya yang menyebutkan agar para suami melakukan poligami untuk menekan kasus HIV/AIDS di kalangan ibu rumah tangga. Eks Bupati Tasikmalaya itu meminta maaf jika pernyataannya membuat publik gaduh.
Baca juga:
Sopir Truk Kecelakaan Maut Negatif Narkoba
"Saya, kalau memang ada hal yang disampaikan oleh saya, tidak sependapat dengan masyarakat banyak, ya saya permohonan maaf. Tentang statement saya dalam sebuah wawancara seperti itu," kata Uu di Bandung, Rabu (31/8).
Uu mengatakan usulannya itu tidak mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melainkan atas pendapat pribadi. Namun, ia memohon maaf atas penyampaian pendapatnya itu yang membuat kontroversi di masyarakat.
"Seandainya ada yang tersinggung dengan pendapat saya, saya sebagai wagub menyampaikan permohonan maaf. Dan saya bicara bukan atas nama pemerintah, tapi atas nama pribadi saya," cetusnya.
"Jadi, kalaupun ada hal-hal yang tidak sependapat dengan saya, ya itu menurut kami hal-hal yang biasa dalam kehidupan ini. Tidak usah semua sependapat, tapi sekalipun pribadi tidak sependapat, ya saya permohonan maaf," ujarnya.
Mengenai silang pendapat antara dirinya dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil terkait solusi penanganan HIV/AIDS, Uu mengklaim usul tersebut turut menguatkan pernyataan gubernur terkait sejumlah program di lingkungan Pemprov Jabar untuk menekan angka kasus HIV/AIDS yang belakangan tengah disorot publik.
"Kemudian, pak gubernur menyampaikan tentang itu (program pemerintah tentang penanganan HIV/AIDS), jelas saya juga menguatkan," ujarnya.
Dalam pernyataan sebelumnya yang kini menjadi kontroversi tentang penanganan HIV/AIDS dengan cara menikah dan poligami, Uu turut menyampaikan tiga poin lainnya dalam menekan kasus HIV/AIDS yaitu penguatan keimanan terhadap Allah SWT, memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS, serta pendidikan seks kepada masyarakat.
"Poin 1, 2, 3 kan menguatkan perkataan pak gubernur, cuma ditambihan (ide menikah dan poligami)," ucapnya.
Sebelumnya, Uu mengusulkan solusi pencegahan HIV/AIDS adalah dengan berpoligami. Uu menyatakan menikah dan poligami akan menjauhkan diri dari perbuatan zina.
Uu pun meminta para pria yang sudah menikah tidak lagi melakukan seks bebas yang berpotensi menularkan HIV/ AIDS kepada para istri dan anak-anaknya.
"Dari pada seolah-olah dia (suami) tidak suka begitu, tapi akhirnya kena (HIV/AIDS) ke istrinya sendiri, toh agama juga memberikan lampu hijau asal siap adil kenapa tidak? Makanya daripada ibu kena (HIV/ AIDS) sementara ketahuan suami seperti itu mendingan diberikan keleluasaan untuk poligami," kata Uu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8321 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5752 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3598 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2432 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar