Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Maling Gamelan di Gianyar Sempat Curi Laptop Tapi Dibebaskan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pelaku pencurian gamelan di tiga lokasi, I Ketut Darmawan (30) ditangkap Unit Reskrim Polsek Sukawati. Polisi juga mengamankan barang bukti senilai Rp150 juta.
Kapolsek Sukawati, Kompol Decky Hendra Wijaya mengatakan pengungkapan berawal dari laporan Yayasan Jambe Agung Batubulan.
“Menindaklanjuti laporan, Unit Reskrim Polsek Sukawati menyelidiki dengan mencari informasi ke pengerajin di wilayah Gianyar, Klungkung, dan Badung, lalu mendapatkan informasi bahwa ada seorang laki-laki dengan ciri-ciri pelaku,” ujarnya.
Tim Opsnal Polsek Sukawati dipimpin Kanit Reskrim, AKP Anak Agung Alit Sudarma langsung mengejar pelaku. “Dia ditangkap di rumahnya di Banjar Batur Batubulan,” ujarnya.
Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya mencuri alat gamelan. “Alat itu dijual seharga Rp30 juta untuk keperluan sehari-hari,” ujarnya.
Pelaku akhirnya dikurung di Polsek Sukawati. Barang bukti alat gamelan juga diamankan. Pelaku dijerat pasal 363 Ayat 1 Ke-5 KUHP, Subsidier Pasal 362 KUHP Jo. Pasal 65 Ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman selama-lamanya 7 tahun penjara.
Ternyata, beberapa bulan lalu, pelaku sempat mencuri laptop di tempat kerja istrinya di yayasan tempat pencurian gamelan. Namun, oleh Kejari Gianyar, dilepas dalam Restorative Justice. Alasannya pencurian laptop saat itu dilatarbelakangi masalah ekonomi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1281 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 994 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 823 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 746 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik