Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
Heboh Wanita Iran Ramai-Ramai Bakar Hijab
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sekelompok wanita Iran melakukan aksi bakar hijab pada Selasa, (20/9/2022) malam. Hal ini sebagai bentuk protes atas kematian seorang wanita dalam tahanan polisi pekan lalu.
Sebuah video menunjukan bahwa para wanita tersebut membakar hijabnya dan mulai menggunting rambutnya di kota Kerman. Rekaman lainnya menunjukkan beberapa pengunjuk rasa meneriakkan, "Perempuan, hidup, kebebasan."
Dalam satu video di Teheran, pengunjuk rasa muda berbaris di sekitar api unggun di jalan pada malam hari sambil berteriak "kami adalah anak-anak perang. Ayo bertarung, dan kita akan melawan."
Tak hanya di Teheran dan Kerman, protes pun juga menjalar ke wilayah Kurdi Iran hingga wilayah konservatif negara itu seperti Mashad.
Saksi mata mengatakan kepada CNN International bahwa demonstrasi masif itu tampaknya terjadi dalam proses yang cepat. Kelompok-kelompok itu terbentuk dan bubar dengan cepat untuk menghindari bentrokan dengan pasukan keamanan Iran.
Seorang sumber lainnya mengatakan setidaknya ada satu contoh tanggapan polisi yang keras. Ini terjadi di di sisi barat Universitas Teheran yang secara historis merupakan titik kumpul protes.
"Dua pemuda dipukul dan dipukuli oleh polisi berpakaian preman dan polisi anti huru hara, kemudian diseret ke van di depan gerbang masuk kereta bawah tanah," kata seorang saksi mata.
"Seorang gadis yang terluka tergeletak di trotoar dibawa dengan ambulans ke rumah sakit, dan lima lainnya ditangkap di sisi utara Enghelab Square."
Protes meletus setelah kematian Mahsa Amini, wanita berusia 22 tahun yang ditahan oleh oleh polisi moral Iran Selasa lalu karena tidak menggunakan hijab secara tepat. Pejabat Iran mengatakan bahwa Amini meninggal Jumat lalu setelah menderita "serangan jantung" dan jatuh koma setelah penangkapannya.
Namun, keluarganya mengatakan dia tidak memiliki kondisi jantung yang sudah ada sebelumnya. Pihak berwenang sendiri sejauh ini telah mengatakan akan melakukan investigasi terhadap kematiannya.
"Kematian tragis Masha Amini dan tuduhan penyiksaan dan perlakuan buruk harus segera, tidak memihak dan diselidiki secara efektif oleh otoritas independen yang kompeten, yang memastikan, khususnya, bahwa keluarganya memiliki akses ke keadilan dan kebenaran," kata penjabat U.N. Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Nada Al-Nashif.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8446 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5805 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3631 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2457 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar