Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Sipandu Beradat, Sinergitas Pengamanan Berbasis Kearifan Lokal
BERITABALI.COM, BULELENG.
Meredam potensi gangguan kamtibmas dengan melibatkan peran serta berbagai komponen, Pemerintah Provinsi Bali melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 26 Tahun 2020, memanfaatkan kearifan lokal melalui pembentukan Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat).
Sebagai bentuk atau wujud implementasi tentang Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat, Rabu 21 September 2022, komponen yang tergabung dalam Sipandu Beradat dari tingkat kecamatan dan desa di Desa Busungbiu melaksanakan kegiatan Asistensi bertempat di Aula Kantor Desa Busungbiu.
Baca juga:
Kapolda Resmikan Sipandu Beradat di Tabanan
“Tugas Sipandu Beradat adalah mengumpulkan data yang berpotensi memunculkan situasi gangguan ketertiban, ketenteraman, keamanan dan kerawanan sosial di wilayah masing-masing. Selain itu, menerima laporan terjadinya potensi gangguan kamtibmas dan kerawanan sosial, melakukan analisis atau kajian beserta rekomendasi solusi terhadap potensi gangguan-gangguan ketertiban, ketenteraman, keamanan dan kerawanan sosial, serta melaporkan temuan atau potensi beserta rekomendasi solusi terhadap gangguan kamtibmas dan kerawanan sosial, kepada pejabat yang berwenang,” ujar Kapolsek Busungbiu AKP Ketut Wisnaya.
Adapun komponen Sipandu Beradat ditingkat desa memiliki unsur, Pacalang, Linmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Pam Swadaya serta Bendesa Adat, Perbekel serta Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. Sedangkan untuk ditingkat Kecamatan terdiri dari Kasi Trantib, Kapolsek, Koramil, Sat Pol PP, MDA tingkat Kecamatan dan Pasikian Pecalang Tingkat Kecamatan.
“Forum Sipandu Beradat memiliki fungsi Pre-emtif dan preventif dalam penanganan keamanan dan ketertiban lingkungan desa adat,” ungkap Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polres Buleleng, Kompol Gusti Alit Putra saat melakukan asistensi.
Sementara, dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pembekalan materi kepada pecalang tentang pencegahan gangguan kamtibmas diwilayah wewidangan desa adat, sehingga diharapkan dengan pembekalan mampu melakukan pengamanan dengan baik dan benar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1488 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1120 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 965 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 858 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik