Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Tapanuli Utara Diguncang Gempa Tiga Kali Berturut-turut
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Wilayah Tapanuli Utara, Sumatera Utara, diguncang gempat berkekuatan di atas magnitudo 5.0 Sabtu (1/10/2022) dini hari tadi. Gempa tercatat terjadi selama 3 kali dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Laporan disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mencatat gempa pertama terjadi pada pukul 02.28 WIB dengan magnitudo 6.0 pada kedalaman 10 kilometer dengan lokasi episentrum 2,13 lintang utara dan 98,89 bujur timur atau 15 kilometer barat laut Tapanuli Utara.
Gempa kedua hanya berjarak 22 menit dari gempa awal yakni pada pukul 02.50 WIB dengan magnitudo 5.1. Sementara gempa ketiga terjadi pada pukul 03.37 WIB dengan magnitudo 5.0. Tiga gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Dari laporan BMKG, sejumlah wilayah merasakan getaran gempa Bumi tersebut, di antaranya Tarutung dengan skala VI Modified Mercalli Intensity, Singkil (IV), Sipahutar (V), Tapaktuan (III), dan Gunung Sitoli (III).
Menurut BMKG skala Mercalli merupakan salah satu satuan untuk mengukur kekuatan gempa Bumi, terutama jika tidak terdapat peralatan seismometer di tempat kejadian.
Dalam skala II, getaran dirasakan beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sedangkan skala III, getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Skala IV, gempa dirasakan banyak orang di dalam rumah, di luar rumah serta ditandai antara lain jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi. Pada skala V, getaran dirasakan hampir semua orang ditandai dengan barang terpelanting, tiang dan barang besar bergoyang.
Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun rumah terdampak. BMKG meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap gempa bumi susulan yang mungkin saja terjadi. (ANTARA)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun