Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Pos Lantas Dilempar Molotov, Diduga Terkait Kanjuruhan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pos Lantas yang berada di pertigaan Jalan Sultan Alauddin-Jalan AP Pettarani dilempari bom molotov oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) pada Minggu (2/10) malam. Kejadian itu diduga sebagai respons atas tragedi Kanjuruhan, Malang.
Baca juga:
Cara Keluar Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan
"Iya benar, kejadian itu terjadi sekitar pukul 22.45 WITA," kata Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS.
Selain itu, kata Lando, para pelaku juga mencoret dinding Pos Lantas. Diduga kejadian tersebut berkaitan dengan peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan Malang yang menewaskan sekitar 125 orang.
"Diduga terkait dengan kejadian di Kanjuruhan Malang. Diduga perbuatan pelaku ini adalah spontanitas," ujarnya.
Meski demikian, kata Lando saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku pelemparan bom molotov di Pos Lantas.
"Saat ini sudah diselidiki oleh petugas. Kemudian masyarakat kita imbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan kejadian tersebut," katanya.
Tragedi Kanjuruhan berawal dari kekalahan Arema FC dari Persebaya dengan skor 2-3, Sabtu lalu. Suporter yang kecewa kemudian merangsek masuk ke lapangan untuk mengejar pemain dan ofisial tim.
Polisi menghalau para penonton yang menerobos ke lapangan. Polisi juga menembakkan gas air mata ke arah suporter di lapangan dan ke arah tribun.
Dalam situasi panik, penonton berbondong-bondong keluar stadion. Mereka berdesakan, sebagian terjatuh karena berdesakan dan mengalami sesak nafas akibat gas air mata. Mereka kemudian terinjak-injak penonton lain.
Pemerintah menyatakan 125 orang tewas dalam insiden berdarah ini dan ratusan lain mengalami luka-luka.
Polisi sudah memeriksa 18 anggotanya yang diduga bertanggung jawab sebagai operator senjata pelontar gas air mata. Polisi juga memeriksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4505 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2319 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1958 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1590 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1035 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun