Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Kim Jong Un Bela Deklarasi Putin Caplok Wilayah Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korea Utara mendukung keras Rusia yang baru mendeklarasikan pencaplokan sejumlah wilayah Ukraina secara sepihak pada pekan lalu.
Menurut Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un melalui menteri luar negerinya, Jo Chol Su, referendum Rusia di sejumlah wilayah Ukraina pada akhir September lalu "sangat sah" dan "sejalan dengan piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait prinsip kesetaraan."
Dalam referendum "semu" itu lebih dari 90 persen penduduk di wilayah Ukraina yang diduduki Rusia diklaim ingin bergabung dengan Federasi Rusia.
"Sebagian besar pemilih mendukung integrasi dengan Rusia," kata Jo melalui pernyataan dirilis kantor berita Korut, KCNA, pada Selasa (4/10).
Korut merupakan salah satu sekutu dekat Rusia. Sejak invasi berlangsung pada Februari lalu, Pyongyang terus mendukung operasi militer Presiden Vladimir Putin ke negara eks Uni Soviet itu.
Rezim Kim Jong Un bahkan menuduh Amerika Serikat dan sekutunya bertingkah bak gengster yang berupaya mengontrol PBB supaya menentang Rusia, seperti dikutip The Straits Times.
Presiden Vladimir Putin resmi mendeklarasikan empat wilayah di Ukraina menjadi bagianRusia usai referendum pekan lalu.
Ia menegaskan hal ini sesuai dengan pilihan warga empat wilayah itu. Empat wilayah Ukraina yang dicaplok itu adalah Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
"Orang telah membuat pilihan merdeka dalam referendum di wilayah Ukraina. Ada empat wilayah baru Rusia," kata Putin dalam pidato resminya soal deklarasi itu.
Ia kemudian mengatakan, pilihan orang untuk bergabung dengan Rusia berdasarkan sejarah. Putin mengatakan penduduk Ukraina di empat wilayah yang dicaplok itu akan otomatis menjadi warga Rusia selamanya.
"Saya ingin mengatakan ini kepada rezim Kyiv dan tuan mereka, Barat, bahwa penduduk di Luhansk, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia, menjadi warga negara kami [Rusia] selamanya," kata Putin saat meresmikan wilayah yang baru di caplok di Hall Kremlin, Jumat (30/9), seperti dikutip AFP.
Lebih lanjut, Putin menerangkan bahwa masyarakat telah memilih keputusannya melalui referendum pada akhir September lalu. Meski begitu, dunia internasional sampai saat ini belum ada yang mengakui deklarasi pencaplokan sepihak Rusia itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8480 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5829 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar