Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
3 motor dan Bangunan Warung Tertimbun Longsor di Muncan
Diguyur Hujan Semalaman
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sepeda motor milik warga Banjar Dinas Benekasa, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem yang terparkir di jalan menuju Pura Taman Sari tertimbun material longsor pada Sabtu pagi (8/10/2022).
Longsor yang disebabkan oleh derasnya hujan yang menerjang sebagian besar wilayah Karangasem termasuk Desa Muncan dan sekitarnya pada Jumat malam hingga Sabtu pagi tersebut setidaknya menimbun tiga unit sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir jalan.
"Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 01.00 WITA, sepeda motor tersebut memang diparkir di sana oleh pemiliknya," kata Perbekel Desa Muncan, I Wayan Tunas saat dikonfirmasi.
Pascakejadian, dan kondisi cuaca sudah mendukung, pemilik sepeda motor dibantu warga sekitar langsung melakukan evakuasi sepeda motor yang tertimbun material longsoran.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana tanah longsor juga terjadi di sejumlah titik di Desa Muncan, bahkan di wilayah Banjar Dinas Gede satu unit bangunan warung juga mengalami kerusakan akibat tertimpa material longsoran di atasnya.
Selain merusak bangunan dan menimbun sepeda motor, tanah longsor juga dilaporkan terjadi di beberapa titik ruas jalan di wilayah Desa Muncan. Hanya saja, meski menimbulkan kerusakan, beruntung tidak sampai menyebabkan korban jiwa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1569 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1182 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1030 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 908 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah