Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Bupati Tamba Cek Pengerjaan Proyek Krematorium Pekutatan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba memastikan pengerjaan proyek krematorium di Desa Pekutatan agar selesai tepat waktu dan berkualitas.
Hal ini terungkap saat ia melakukan pengecekan ke sejumlah proyek besar yang tengah dibangun Pemkab Jembrana (10/10/2022). Dua proyek tersebut pembangunan krematorium di Desa Pekutatan serta sirkuit all in one di Desa Pengambengan.
Selain itu Bupati Tamba yang turun didampingi kepala BPKAD I Komang Wiasa serta camat, juga sempat mengecek proyek sodetan PU di Pengambengan. Pembangunan sodetan itu upaya untuk menggulangi banjir sejumlah titik di wilayah itu yang kerap kali menjadi wilayah langganan banjir tiap tahunnya.
Bangunan krematorium di Desa Pekutatan yang berfungsi meringankan beban umat dalam melaksanakan prosesi pengabenan merupakan bantuan dari BKK Provinsi Bali.
Sementara Sirkuit All in One pembangunannya dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati I Nengah Tamba pada 8 juli 2022. Sirkuit terpadu sebagai pusat atraksi budaya dan wisata diharapkan mampu mengembangkan industri pariwisata Jembrana seiring dengan pembangunan jalan tol tahun yang sudah groundbreaking pada 10 september lalu.
Sirkuit all in one ini juga mendapat dukungan dari kementerian pariwisata RI melalui dana alokasi khusus. Kepada pelaksana proyek Bupati Tamba berpesan agar memperhatikan kualitas proyek dengan baik, serta bisa selesai tepat waktu.
"Kita punya waktu hanya tersisa 57 hari lagi. Jadi saya ingin memastikan kedua proyek tersebut berjalan baik sesuai dengan proses. Harus bagus hasilnya jadi dalam waktu yang relatif singkat ini saya ingin clearkan hal hal tersebut," ujar Bupati Tamba.
Bupati Tamba menambahkan pembangunan kedua proyek itu sejalan dengan target Jembrana Emas di tahun 2026 nanti. Menurutnya, dilaksanakannya ground breaking jalan tol Gilimanuk-Mengwi di Pekutatan, setelah jalan tol rampung, akan lebih banyak wisatawan ke Jembrana.
Terlebih dibangunnya krematorium di Desa Pekutatan kedepannya Pekutatan akan dirancang sebagai destinasi wisata baru. Sehingga berimbas pada tempat krematorium ini akan juga menjadi tujuan wisatawan untuk menyaksikan prosesi tesebut. Ini sebutnya akan bermanfaat untuk menambah penghasilan buat desa. Termasuk dengan keberadaan sirkuit karena kegiatan atraksi budaya dipusatkan disana.
"Aktivitas ekonomi akan bangkit di sini. Karena itu, harus dijaga dengan baik karena ini tanggung jawab kita bersama yang sudah diberikan aset yang sangat bagus," tandas Tamba.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1539 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1161 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1008 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 887 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah