Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 6 Oktober 2026
PN Denpasar Kini Terkesan Seperti Sidang Tertutup, Ada Apa?
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kondisi ruang persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, saat ini terkesan makin ketat. Padahal sejumlah kasus tindak pidana yang diadili umumnya masih digelar secara online.
Jika kita memasuki area gedung pengadilan yang beralamat di Jalan PB Soedirman, sudah dihadapkan pada situasi pagar pembatas. Beberapa akses masuk dipagari plang besi warna putih dan tidak mudah untuk masuk ke ruang sidang.
Untuk beberapa akses yang dilarang masuk, kecuali hakim dan karyawan PN Denpasar. Tidak hanya itu, dua gedung yaitu Ruang Candra dan Cakra bahkan dipasang Gorden. Terkesan seperti sidang tertutup, padahal sidang masih digelar secara daring.
Tak ayal, hal ini sempat jadi celetukan sejumlah pengunjung sidang, tak terkecuali para wartawan. Ada yang mengatakan gedung seperti penginapan, terpasang gorden. Ada juga yang mencibir agar menutupi beberapa kasus "licin".
Jubir PN Denpasar, Gede Putra Astawa menanggapi bahwa adanya pagar keliling di area ruang sidang, lantaran gedung di PN Denpasar sebelumnya masih menggunakan prototipe lama.
"Gedung kita ini sebelumnya belum menggunakan prototipe baru. Untuk sistem sterilisasi perlunya dibuatkan bagian ruangan yang steril dan area publik. Untuk itulah dibuatkan sistem pemagaran," katanya.
Lanjut Astawa, jika membangun gedung baru tentu akan sulit dalam penganggaran, sehingga disiasati dengan membangun pagar pemisah atau bentuk sterilisasi.
"Pembagian ruang publik dan area steril tersebut menjadi salah satu bagian penilaian WBK atau Wilayah Bebas Korupsi. Dan juga merupakan arahan dari Kemnkumham dan Bawas," kata Astawa.
Mengenai pemasangan gorden, hal itu kata dia lebih pada estetika dan bukan untuk menutupi sidang. "Yang terpasang bukan gorden namun pitras. Bertujuan untuk mengurangi pantulan cahaya dari spion mobil saat siang hari yang mengganggu pandangan hakim saat memimpin sidang," ujarnya.
Dirinya membenarkan bahwa pemasangan pitras saat ini masih di ruang sidang Gedung Candra dan Cakra. Karena dua gedung tersebut dekat dengan area parkir kendaraan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1390 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1208 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 629 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 546 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 517 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung