Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Ancaman Resesi, Investor Disarankan Buru Perak daripada Emas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dengan ancaman resesi dan inflasi yang menghantui perekonomian global, investor disarankan untuk memburu perak daripada emas. Ini karena harga perak masih murah dibandingkan emas yang telah mahal.
Penulis buku "Rich Dad Poor Dad," Robert Kiyosaki mengatakan untuk mendapatkan keuntungan dari kejatuhan dolar AS, dia membeli lebih banyak lagi perak. Dia memperkirakan harga perak akan naik pada kisaran US$100 hingga US$500 pada dekade ini.
Sementara itu harga perak masih di level US$20 selama 3-5 tahun, namun harga tersebut diprediksi melonjak ke level US$100 hingga US$500.
"Kumpulkan perak sekarang," saran Kiyosaki.
Kiyosaki mencatat rasio perak-emas saat ini di atas 86-1. Artinya butuh 86 ons perak untuk membeli satu ons emas. Sedangkan sebagai perbandingan, rata-rata rasio di era modern adalah antara 40:5 dan 50:1.
Secara historis, saat spread sebesar ini, perak tidak hanya mengungguli emas, namun juga bisa menjadi besar dalam waktu singkat.
Misalnya, saja sejak Januari 2000 hal tersebut sudah terjadi empat kali. Kiyosaki menekankan perak merupakan investasi yang dapat dilakukan siapa saja, termasuk orang miskin.
"Mengapa saya menyarankan 'beli perak.' Dengan uang US$ 25 dolar, semua orang dapat membeli koin perak.... Belajar dan jadilah kaya. Jangan bodoh," kata Kiyosaki.
Dia juga menyarankan aset keras termasuk emas dan perak dengan tujuan melindungi kekayaan. "Apa pun yang bisa dicetak, seperti sertifikat saham, obligasi, atau dolar, saya tidak menginginkannya. ... Saya adalah penggemar emas, perak, minyak, dan makanan yang keras... Saya adalah orang yang memiliki aset keras," ujarnya.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4538 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2005 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1610 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun