Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Tips Robert Kiyosaki Agar Orang Miskin Jadi Kaya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Penulis buku terpopuler Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki kini banyak berkicau di Twitter, salah satunya mengingatkan agar investasi perak bisa jadi pilihan orang-orang sekarang.
"Kumpulkan perak sekarang," saran Kiyosaki.
Perak disebut jadi salah satu investasi saat inflasi dan disebut menjadi 'tempat berlindung yang aman'. Namun perak juga punya risiko, termasuk volatilitas, penawaran serta permintaan, risiko pencurian, hingga cara penyimpanannya.
Jika tertarik untuk berinvestasi perak, Anda perlu mengetahui seluk beluknya lebih dulu. Berikut 5 hal yang perlu diketahui, dirangkum dari The Balance Money, Minggu (16/10/2022).
1. Alasan Berinvestasi Perak
Ada beberapa alasan perak jadi pilihan pas untuk berinvestasi. Salah satunya untuk melindungi portoflio saat kerugian di era kenaikan harga dan ekonomi yang tak pasti, karena secara historis adalah investasi yang tidak terlalu bergejolak.
Perak juga disebut sebagai tempat berlindung yang aman untuk menaruh uang. Selain juga mengenai diversifikasi saham dan merupakan aset berwujud yang bagi beberapa orang memberikan rasa aman.
Selain itu perak juga punya fungsi logam mulia dan logam industri. Artinya digunakan sebagai mata uang dan kegunaan lain untuk pembuatan berbagai produk.
2. Risiko Investasi Perak
Salah satu risiko berinvestasi perak adalah terkait hukum penawaran dan permintaan. Ini bisa mengakibatkan perubahan harga yang tidak terduga dan tajam.
Selain itu harga membeli perak ditambah premi, baiknya bandingkan lebih dulu untuk mendapatkan harga terbaik. Risiko lainnya adalah penipuan dan potensi meningkatkan kerugian maksimum.
Terakhir adalah pengembangan pada industri tertentu, seperti teknologi yang bisa menggantikan perak pada poduknya. Dengan begitu menurunkan permintaan termasuk harganya. Perak juga rentan mengalami korosi atau karat, sehingga butuh upaya penyimpanan ekstra.
3. Cara Investasi Perak
Cara pertama membeli perak batangan dengan harga yang wajar lalu baru menjualnya sampai harga naik untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu bisa berinvestasi pada ETF (exchange-traded funds), ETN (exchange-traded notes) atau reksa dana.
Anda juga bisa berinvestasi melalui kontrak berjangka. Perak berjangka kerap memiliki opsi leverage dalam jumlah tinggi, namun ingat ini juga mendatangkan jumlah risiko yang tinggi.
Investasi juga bisa dilakukan dengan membeli saham perusahaan yang menambang perak dan perusahaan Silver Streaming, yakni membeli perak dari perusahaan pertambangan dan mendapatkan untung dari pertumbuhannya.
4. Pro dan Kontra
Investasi perak juga memiliki pro dan kontra. Seperti Kelebihan berinvestasi di perak adalah menjadi lindung nilai inflasi, tidak berkorelasi langsung dengan pasar aset, dan merupakan barang berwujud.
Sebaliknya perak bisa mahal, karena jumlahnya terbatas dan dianggap sebagai komoditas langka. Tantangan lain adalah sulit disimpan dan risiko pencurian.
5. Perak Vs Emas
Berikut perbandingannya antara berinvestasi emas dan perak:
Emas
- Harganya lebih mahal daripada perak, karena pasokannya yang sedikit
- Kurangnya kebutuhan industri pada emas, menjadikan lindung nilai inflasi yang lemah
- Kurang stabil daripada perak
Perak
- Persediaan yang lebih banyak membuat harganya lebih murah
- Adanya kebutuhan industri menjadi lindung nilai inflasi
- Kemungkinan nilainya lebih fluktuatif dari emas.
(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4519 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2334 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun