Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Dua Delegasi NOC Indonesia Berantem di Bar Korsel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak dua delegasi dari Komite Nasional Indonesia (NOC) yang berada di Seoul, Korea Selatan, untuk menghadiri pertemuan Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC) diduga berantem dengan seorang pria di salah satu bar, Kamis (20/10).
Pihak kepolisian Korsel pun segera menangani insiden yang melibatkan delegasi NOC RI tersebut, seperti dikutip dari berita lokal Yonhap News. Kedua pria itu diketahui merupakan anggota delegasi Indonesia untuk pertemuan NOC di Seoul.
Berdasarkan keterangan polisi, dua warga RI tersebut berantem dengan seorang pria Korsel di sebuah bar di selatan Seoul sekitar pukul 00.44 waktu setempat.
Mereka bertengkar usai seorang pria Korsel mencoba menegur dua pria Indonesia itu agar tidak merokok di dalam ruangan. Sebagaimana diberitakan Yonhap, polisi kemudian membawa mereka ke kantor polisi untuk diselidiki.
Kedua delegasi RI itu lalu dipulangkan ke penginapan mereka setelah investigasi selesai. Namun, tindakan polisi kepada kedua pria Indonesia itu masih belum diketahui.
Di sisi lain, pertemuan ANOC dijadwalkan bakal berlangsung sampai Jumat (21/10). Pertemuan ini dihadiri oleh 800 pemimpin dan pejabat olahraga internasional.
Mereka bertemu untuk membahas isu mendesak terkait olahraga dan meninjau persiapan Olimpiade mendatang.
Sementara itu, Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menyampaikan klarifikasi mengenai dugaan dua delegasi RI di acara ANOC berantem dengan seorang pria di bar Seoul.
"Itu tidak seperti itu [yang diberitakan]. Jadi kan kita itu tim pembawa acara, pengisi acara, diganggu, dipukul tangannya, lalu dibawa ke polisi. Bukan yang seperti diberitakan. Saya langsung ke lokasi tadi malam," ujar Raja Sapta.
"Jadi ada orang lokal mabuk. Dia ganggu terus dipukul tangannya. Mereka enggak terima, lapor polisi. Dibawa ke polisi, diperiksa setengah jam, terus dilepas. Profesional banget mereka. Polisi mereka independen," ia menambahkan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1981 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun