Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Sempat Dibuka Merah, IHSG Kini Melesat ke Level 7.011
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan menjelang akhir pekan ini Jumat (21/10/2022) dibuka labil, dimana indeks sempat berada dalam zona merah di level 6.977.
Namun setelah pukul 09:00 Wib laju IHSG justru berbalik arah dengan menguat ke zona hijau di level 7.011 atau naik 30 basis poin atau 0,44 persen. Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat, pada awal perdagangan indeks ini naik 3,6 basis poin atau melemah 0,37 persen di level 997.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 278 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp181 miliar dan volume transaksi mencapai 21 ribu kali.
Sebanyak 176 saham menguat, 70 saham melemah dan 235 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG masih bisa bertahan dalam zona hijau yang juga ditunjang oleh rilisnya data perekonomian yang menunjukkan hasil yang membaik.
"Kenaikan yang terjadi dalam pola gerak IHSG telah berhasil menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik," kata William dalam analisanya.
Menurut William keseriusan kenaikan akan nampak jika dalam beberapa hari mendatang IHSG masih mampu ditutup di atas resisten levelnya secara beruntun.
Ia memprediksi indeks saham bakal bergerak di rentang support 6.789 dan resistance 6.998. Untuk saham pilihan, William merekomendasikan BBCA, ITMG, TLKM, BBNI, SMGR, GGRM, AALI, dan ASRI.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4554 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2360 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2015 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1620 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1065 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun