Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 28 Mei 2026
Sedang di Kebun, Seorang Wanita Dimakan Ular Piton Besar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang wanita, Jahrah (54), ditemukan tewas usai dimakan ular piton di kebun karet Desa Terjun Gajah, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi. Jasad korban masih berada di dalam perut ular piton yang berhasil ditangkap pada Senin (24/10) sekitar pukul 09.30 WIB.
Awalnya korban pergi bekerja ke kebun karet pada Minggu 23 Oktober pagi. Namun, hingga malam hari korban tak kunjung pulang ke rumah.
"Sehingga suami korban melakukan penjemputan ke lokasi kebun dan tidak ditemukan," kata Kapolsek Betara Jambi AKP S Harefa dalam keterangannya, Selasa (25/10).
Harefa menyebut suami korban menemukan sandal, pisau deres, jilbab, dan jaket di sekitar kebun karet. Suami korban lantas mencari bantuan untuk mencari sang istri. Pencarian pun dilakukan bersama masyarakat desa hingga sekitar pukul 02.00 WIB.
Pencarian kemudian dihentikan dan dilanjutkan pada hari berikutnya. Pada pagi harinya, ditemukan seekor ular piton berukuran besar yang diduga telah memakan korban.
Selanjutnya, Bhabinkamtibmas dan masyarakat menangkap ular tersebut dan membawa ke pekarangan warga. Tujuannya, untuk memastikan apakah korban benar ada di dalam perut ular piton tersebut.
"Setelah dibelah perut ular tersebut oleh warga ternyata benar ada seorang perempuan dan dilakukan pengecekan bahwa benar perempuan tersebut adalah ibu Jahrah dengan keadaan meninggal dunia," ucap Harefa.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2239 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2135 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1579 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1474 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli