Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
2.000 Pasukan Gadis Perawan Dibentuk Korea Utara, Untuk Apa?
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Korea Utara ternyata pernah memiliki pasukan bernama Kippumjo atau Gippeumjo yang terdiri atas sekumpulan wanita atau gadis.
Dikutip dari wikipedia, Kippumjo merupakan pengumpulan kelompok dari sekitar 2,000 wanita dan gadis yang diadakan oleh kepala negara Korea Utara untuk keperluan menyediakan kesenangan, terutama dalam hal seksual dan hiburan untuk para pejabat Partai Buruh Korea dan keluarga mereka, serta secara khusus para tamu istimewa.
Para gadis dikumpulkan untuk pemuas nafsu para petinggi negara di Korea Utara ini dimulai pada masa pemerintahan pendiri Korea Utara, Kim Il-sung. Pendiri korea utara ini percaya bahwa melakukan hubungan seksual dengan wanita muda bisa meningkatkan kekuatan hidup serta kemampuan seksualnya.
Menariknya, pasukan ini menargetkan gadis berusia sekitar 13 dan 14 tahun gadis dan harus mengikuti tes perawan terlebih dahulu. Gadis-gadis ini pun diminta untuk menari, bernyanyi, menjadi pembantu rumah tangga dan melakukan apapun, termasuk memenuhi nafsu petinggi negaranya.
Lalu bagaimana cara merekrutnya? Kabarnya, unsur pemaksaan pun terjadi. Berbagai sumber menyebut, para gadis itu diculik saat sedang sekolah dan orang tua si gadis itu pun tidak bisa menolak, sebab ada intimidasi dari pihak militer.
Jika nantinya para gadis ini sudah menginjak kepala dua, maka mereka akan pensiun. Setelah pensiun, mereka akan dijadikan perempuan simpanan, selingkuhan atau bahkan sebagai perempuan penghibur. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1976 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun