Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Korban Tewas Pesta Halloween Itaewon Jadi 146, Mayoritas Perempuan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korban tewas akibat berdesakan di pesta Halloween di Itaewon, Korea Selatan, pada Sabtu (29/10) terus bertambah hingga kini mencapai 146 orang yang kebanyakan perempuan.
"Hingga pukul 04.00. 146 orang tewas dan 150 terluka," ujar pejabat Departemen Pemadam Kebakaran Korsel, Choi Seong Beom, seperti dikutip AFP, Minggu (30/10) dini hari.
Choi kemudian menjabarkan bahwa dari keseluruhan korban, kebanyakan merupakan perempuan berusia 20-an tahun.
Menurut Choi, insiden ini terjadi pada Sabtu sekitar pukul 22.20 waktu setempat. Berdasarkan video yang beredar di media sosial, insiden bermula ketika ratusan orang berdesakan menuju satu gang sempit dan miring.
Karena terlalu sempit, ratusan orang itu berjejal terimpit. Mereka tak bisa bergerak hingga petugas dan polisi menarik beberapa pengunjung dari tengah kerumunan.
Antusiasme warga memang sangat tinggi menyambut Halloween tahun ini. Ini merupakan Halloween pertama di Korsel dalam tiga tahun belakangan, setelah pandemi Covid-19 melanda.
Saat ini, pihak berwenang sedang terus berupaya menyelamatkan para pengunjung acara Halloween di Itaewon tersebut. Menurut Choi, lebih dari 140 ambulans sudah dikerahkan untuk membantu korban.
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan warga bahu membahu memberikan pertolongan pertama kepada korban. Tim penyelamat juga sibuk mondar-mandir menyelamatkan korban.
Di video lain, terlihat polisi berjaket kuning langsung membatasi lokasi agar petugas dapat leluasa bergerak menyelamatkan para korban. Presiden Korsel, Yoon Suk Yeol, langsung memerintahkan tim medis gawat darurat untuk segera meluncur ke lokasi kejadian.
Ia juga menegaskan bahwa semua tempat tidur di rumah sakit harus disiapkan untuk korban insiden ini. Menurutnya, persiapan tempat tidur di rumah sakit itu penting untuk meminimalkan potensi kematian.
Sementara itu, Wali Kota Seoul, Oh Se Hoon, langsung pulang dari kunjungannya ke Eropa tak lama setelah mendengar kabar mengenai insiden ini.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1976 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun