Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Film Bayi Ajaib Mejeng di World Cinema Week 2022
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Film Bayi Ajaib mendapat kesempatan mejeng di World Cinema Week 2022 (WCW). Poster dari film bergenre horor ini merilis first look dari para pemainnya.
Para artis yang terlibat dalam film Bayi Ajaib diantaranya Vino G Bastian, Adipati Dolken, Desy Ratnasari dan beberapa bintang lainnya. Sebagai informasi, film Bayi Ajaib ini merupakan remake dari film berjudul sama yang rilis 1982.
Duduk sebagai sutradara ada Rako Prijanto, sosok di balik kesuksesan film D'Bijis, Teman Tapi Menikah, Sang Kiai dan masih banyak lagi lainnya.
"Kita punya Bayi Ajaib dari 10-12 tahun yang lalu. Sejak Pengabdi Setan, Suzzanna, muncul ikonik-ikonik horor yang banyak ditunggu," kata Frederica, produser Falcon Black Pictures ditemui di Grand Indonesia belum lama ini.
Berangkat dari hal tersebut Falcon akhirnya mengangkat kembali cerita dari film Bayi Ajaib.
"Akhirnya tahun ini memberanikan diri sudah mulai syuting,” jelas Frederica.
Dalam poster para pemainnya, Vino G Bastian sukses mencuri perhatian warganet. Sebab seperti yang terlihat, suami Marsha Timothy ini tampil beda dengan kumis tebal.
"Njir, si Vino mirip Raju (Ram Charan, aktor India) di film RRR," kata @hudapoetra dikutip dari akun CGV.id.
"Vino mantap!" sahut @simans05.
Rencananya film remake Bayi Ajaib ini bakal tayang tahun depan. Jadi, harap bersabar ya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5399 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2283 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1070 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan