Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 19 Agustus 2026
Anak 3 Tahun Pasien Gagal Ginjal Akut di Prof Ngoerah Sembuh
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang anak balita berinisial IBSP (3 tahun) anak dari pasangan suami istri , NKEE dan IB KDM yang sempat menjadi pasien gagal ginjal akut selama 3 minggu di RSUP Prof Ngoerah, saat ini telah pulih kembali setelah menjalani masa pemulihan yang sangat lama.
Semenjak diperbolehkan rawat jalan oleh pihak tenaga medis RS Prof Ngoerah, anak tersebut mendapat penanganan ekstra selama di rumah sakit, dan menjalani cuci darah selama 7 kali.
Ibu pasien menceritakan, selama proses cuci darah, anaknya sempat mengalami pembesaran jantung, juga pada paru-paru terdapat banyak cairan.
“Anak saya sempat di ICU dua hari. Seiring berjalan waktu dari ICU bisa pindah lagi ke ruangan sebelumnya ruangan biasa,” kata NKEE, Denpasar, Rabu, (2/11).
Ia selalu berdoa dan mengikuti arahan pihak medis saat putranya disebut sebagai pasien gagal ginjal ke-14. Bersama keluarga meyakini, bahwa penyakit yang diderita anaknya bisa disembuhkan. Saat itu ia merasa takut dan rasa trauma masih dialami hingga sekarang.
“Sampai sekarang masih ada rasa trauma, takut untuk itu,” katanya.
Dinilai kondisi kesehatan IBSP saat ini telah membaik, dimana sebelumnya ketika berjalan terlihat lunglai. Meski aktivitas bisa dilakukan seperti biasa, namun dia membatasi putranya untuk tidak bermain keluar rumah.
Pada bulan September putranya mengalami gejala demam, dan mual disertai muntah namun sempat sembuh dalam satu hari. Kemudian kembali mengalami demam tinggi, dan volume kencing berkurang bahkan tidak kencing sama sekali. Saat itu ia memberikan obat sirup penurun panas, mual, batuk dan flu sesuai dengan resep dokter.
“Saat itu saya tidak tahu ada berita ada obat yang dilarang. Cuma kan semua karena resepnya dari dokter juga. Saya sempat ngecek juga obat itu tapi tidak termasuk yang dilarang peredarannya, Cuma itu kan belum diselidiki lagi lebih jauh," paparnya.
Selanjutnya Ida Bagus Satya Prawira dilarikan ke RS Prof Ngoerah pada 13 September dan mendapat perawatan selama 3 minggu. Pada 4 Oktober 2022, tim medis menyatakan putranya telah sembuh dari gagal ginjal akut dan diperbolehkan pulang. Sepulang dari rumah sakit dikatakan kondisi putranya masih lemas selama dua minggu.
Dirinya berharap, tidak ditemukan kembali adanya penyakit yang dianggap misterius ini pada anaknya, juga pada anak-anak dari orang tua lain khususnya di Bali.
“Jangan sampai ada yang seperti anak saya lagi, kedepannya buat anak saya nggak ngerasain sakit itu lagi," harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4582 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2392 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2047 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1646 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1087 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun