Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Jelang KTT G-20, Polres Tabanan BKO 198 Personel Untuk Pengamanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Polres Tabanan mengirimkan 198 personelnya untuk tergabung pada pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) pengamanan KTT-20 di Nusa Dua. Sebelum pergeseran pasukan dilaksanakan, pada hari Rabu, (2/11) dilaksanakan apel pasukan di Mapolres Tabanan.
Apel kesiapan pergeseran pasukan diikuti oleh para Kabag, Kasat, Perwira dan Brigadir Polri yang terseprin dan terlibat dalam Ops Puri Agung 2022 dalam rangka pengamanan KTT G20 Tahun 2022. Saat itu, dilakukan pengecekan kesiapan akhir, baik itu kesiapan Personel yang terlibat dan kesiapan sarana prasarana (Sarpras) pendukung.
“Melalui apel ini kami laksanakan pengecekan kesiapan akhir bagi semua personel yang terlibat pengamanan dan kila lakukan pengecekan kesiapan Sarpras pendukung,” ujarnya.
Apel kesiapan ini sengaja dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personil yang terlibat pengamanan, untuk mengingatkan kembali kesamaan pola tindak di lapangan agar sesuai dengan SOP dan benar menurut ketentuan yang berlaku.
"Kami mengingatkan akan pentingnya KTT G20 ini, karena akan dihadiri oleh seluruh pejabat Negara G-20 serta para undangan yang harus kita diatensi dan kita amankan,” ujar Ranefli.
Bagi personel yang masih memiliki tugas dan belum selesai dikerjakan, sebelum bergeser ke tempat penugasan agar diselesaikan atau didelegasikan kepada rekan kerjanya yang lain yang tidak masuk dalam kegiatan pengamanan KTT G-20.
Selesainya memberikan arahan, Ranefli melakukan pengecekan secara langsung kesiapan personel, mulai dari sikap tampang dan kesesuaian gampol, memeriksa kelengkapan saspras perorangan (jas hujan, lampu senter dan kelengkapan yang lainnya).
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun