Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Orang Tua di India Sewa Pembunuh Bayaran untuk Bunuh Anaknya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sepasang suami istri di India dilaporkan menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa anak laki-laki mereka satu-satunya yang menderita kecanduan alkohol.
Indiatimes menyebut bahwa pasangan yang berasal dari Khammam Telangana ini tega menghabisi nyawa putra mereka karena mereka muak dengan kelakukan dan gangguan yang ditimbulkan oleh sang anak yang merupakan seorang pecandu alkohol dan pengangguran.
Kshatriya Ram Singh dan Rani Bai ditangkap pada Senin (31/10) dan ditahan bersama dengan empat dari lima tersangka aksi pembunuhan tersebut. Sementara itu, satu orang tersangka lainnya masih melarikan diri.
Berdasarkan laporan, Sai Ram (26) dicekik sampai mati, dan mayatnya dibuang di Sungai Musi pada 18 Oktober dan ditemukan sehari kemudian.
Rekaman CCTV yang menunjukkan mobil yang digunakan dalam aksi itu mengarahkan polisi kepada pasangan itu, yang sebelumnya tidak pernah membuat laporan bahwa putra mereka hilang.
Keduanya kemudian diketahui menggunakan kendaraan yang sama untuk pergi ke kamar mayat untuk mengidentifikasi jenazah putra mereka pada 25 Oktober.
Kshatriya Ram Singh merupakan seorang kepala sekolah negeri di desa Maripeda Bangla, dan putri pasangan itu menetap di Amerika Serikat.
Menurut keterangan polisi, Sai Ram sering menyiksa dan memukuli orang tuanya saat mereka menolak memberikan uang untuk membeli alkohol. Anggota keluarga mengatakan mereka telah memasukkan Sai Ram ke pusat rehabilitasi di Hyderabad, tetapi usaha itu tidak membantu.
Inspektur Huzurabad, Rama Lingga Reddy, mengatakan pasangan itu meminta bantuan dari saudara laki-laki Rani Bai, Satyanarayana, untuk membunuh putra mereka. Satyanarayana lalu melibatkan R Ravi, D Dharma, P Nagaraju, D Sai, dan B Rambabu dalam melakukan aksinya.
Pasangan itu membayar 1,5 lakh rupee di muka dan berencana melunasi sisa pembayaran sebesar 6,5 lakh rupee tiga hari setelah pembunuhan, kata polisi.
Pada 18 Oktober, Satyanarayana dan Ravi membawa Sai Ram dengan mobil keluarga ke sebuah kuil di Kallepalli dan bertemu dengan pelaku lainnya.
"Semuanya membawa minuman keras, dan setelah Sai Ram mabuk, dia dicekik dengan tali," kata Inspektur Reddy. Ia menyebut pasangan suami istri itu menceritakan detail kejadian selama interogasi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang