Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Orang Tua di India Sewa Pembunuh Bayaran untuk Bunuh Anaknya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sepasang suami istri di India dilaporkan menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa anak laki-laki mereka satu-satunya yang menderita kecanduan alkohol.
Indiatimes menyebut bahwa pasangan yang berasal dari Khammam Telangana ini tega menghabisi nyawa putra mereka karena mereka muak dengan kelakukan dan gangguan yang ditimbulkan oleh sang anak yang merupakan seorang pecandu alkohol dan pengangguran.
Kshatriya Ram Singh dan Rani Bai ditangkap pada Senin (31/10) dan ditahan bersama dengan empat dari lima tersangka aksi pembunuhan tersebut. Sementara itu, satu orang tersangka lainnya masih melarikan diri.
Berdasarkan laporan, Sai Ram (26) dicekik sampai mati, dan mayatnya dibuang di Sungai Musi pada 18 Oktober dan ditemukan sehari kemudian.
Rekaman CCTV yang menunjukkan mobil yang digunakan dalam aksi itu mengarahkan polisi kepada pasangan itu, yang sebelumnya tidak pernah membuat laporan bahwa putra mereka hilang.
Keduanya kemudian diketahui menggunakan kendaraan yang sama untuk pergi ke kamar mayat untuk mengidentifikasi jenazah putra mereka pada 25 Oktober.
Kshatriya Ram Singh merupakan seorang kepala sekolah negeri di desa Maripeda Bangla, dan putri pasangan itu menetap di Amerika Serikat.
Menurut keterangan polisi, Sai Ram sering menyiksa dan memukuli orang tuanya saat mereka menolak memberikan uang untuk membeli alkohol. Anggota keluarga mengatakan mereka telah memasukkan Sai Ram ke pusat rehabilitasi di Hyderabad, tetapi usaha itu tidak membantu.
Inspektur Huzurabad, Rama Lingga Reddy, mengatakan pasangan itu meminta bantuan dari saudara laki-laki Rani Bai, Satyanarayana, untuk membunuh putra mereka. Satyanarayana lalu melibatkan R Ravi, D Dharma, P Nagaraju, D Sai, dan B Rambabu dalam melakukan aksinya.
Pasangan itu membayar 1,5 lakh rupee di muka dan berencana melunasi sisa pembayaran sebesar 6,5 lakh rupee tiga hari setelah pembunuhan, kata polisi.
Pada 18 Oktober, Satyanarayana dan Ravi membawa Sai Ram dengan mobil keluarga ke sebuah kuil di Kallepalli dan bertemu dengan pelaku lainnya.
"Semuanya membawa minuman keras, dan setelah Sai Ram mabuk, dia dicekik dengan tali," kata Inspektur Reddy. Ia menyebut pasangan suami istri itu menceritakan detail kejadian selama interogasi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5998 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4679 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2658 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2319 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan