Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
3 Efek Negatif Terhentinya Kompetisi Liga 1 terhadap Timnas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Terhentinya kompetisi Liga 1 2022/2023 yang sudah berlangsung selama sebulan ini bisa meninggalkan sejumlah dampak negatif, terutama terhadap performa Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia bisa menjadi salah satu korban dari mandeknya perputaran kompetisi Liga 1 2022/2023 karena para pemainnya tidak menghadapi pertandingan secara reguler.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tentu saja juga kesulitan untuk memantau perkembangan para pemainnya yang akan dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan. Pasalnya, para pemain ini tak melakoni pertandingan kompetitif secara reguler dan performa mereka diprediksi mengalami gangguan.
Selain itu, ada beberapa dampak negatif lainnya yang bisa menimpa timnas Indonesia apabila kompetisi Liga 1 2022/2023 semakin lama terhenti.
Berikut tiga dampak negatif yang dirasakan Timnas Indonesia akibat terhentinya penyelenggaraan kompetisi Liga 1 2022/2023:
1. Fisik Pemain Menurun
Kondisi kebugaran pemain timnas Indonesia pasti akan ikut terdampak dengan adanya penghentian kompetisi Liga 1 2022-2023 seusai Tragedi Kanjuruhan.
Sebab, tanpa menghadapi pertandingan secara rutin, penggawa skuad Garuda tidak akan bisa mencapai performa yang optimal. Hal ini karena kebugaran dan fisik pemain mengalami penurunan.
Oleh karena itu, tidak adanya penyelenggaraan Liga 1 2022-2023 akan membuat kebugaran para pemain timnas Indonesia kurang optimal saat menghadapi Piala AFF 2022.
Hal ini jelas akan mengganggu performa timnas Indonesia karena Shin Tae-yong selalu menuntut kebugaran yang ideal dari anak asuhnya.
2. Kurangnya Atmosfer Kompetitif
Aspek lainnya yang akan ikut terdampak akibat terhentinya kompetisi Liga 1 2022-2023 ialah minimnya atmosfer kompetitif yang dihadapi oleh pemain timnas Indonesia.
Para pemain timnas Indonesia akan menghadapi masalah besar karena mereka kurang terbiasa menjalani iklim pertandingan yang kompetitif karena tidak bertanding.
Kompetisi merupakan salah satu wadah penting untuk menemukan pemain-pemain yang tepat memperkuat timnas Indonesia. Tanpa kompetisi, kondisi mental para pemain juga akan terganggu di ajang internasional.
3. Sentuhan Bola Pemain Terganggu
Akibat kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti karena Tragedi Kanjuruhan, banyak klub-klub yang memutuskan untuk meliburkan agenda latihan karena belum mendapat kepastian.
Selama libur, pemain hanya diminta untuk menjaga kebugarannya dengan berlatih secara mandiri. Situasi ini tentu sangat berbeda dengan berlatih bersama dengan tim.
Sebab, jika hanya berlatih secara mandiri untuk menjaga kebugarannya, para pemain tidak bisa menjaga sentuhan bolanya karena tidak berlatih seperti biasa di lapangan.
Jika kompetisi semakin lama berhenti, para pemain timnas Indonesia akan semakin mengalami masalah besar dan ini berdampak negatif terhadap performa skuad Garuda.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5843 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2193 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan