Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Hujan Lebat, Longsor dan Pohon Tumbang di Gianyar Adang Jalan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Hujan lebat yang berlangsung Kamis malam (3/11) menyisakan bencana pada Jumat (4/11) di dua titik. Yakni longsor di Desa Breselan Payangan dan pohon tumbang Desa Ketewel Sukawati. Dua bencana itu sempat mengadang jalan raya.
Bencana longsor terjadi di Jalan Raya Bresela. Material tanah longsor menutup sebagian badan jalan Raya Bresela yang diakibatkan oleh Hujan. Sehingga akibat longsor tersebut sedikit mengganggu lalu lintas, serta membahayakan pengguna jalan terutama saat di malam hari.
Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Kapolsek Payangan, AKP Putu Agus Ady Wijaya bersama Danramil dan Perbekel mengerahkan anggota untuk melakukan gotong royong membersihkan longsor.
“Atas kegiatan Gotong royong yang dilakukan oleh Personil gabungan tersebut saat ini material longsoran tanah sudah bersih dan lalu lintas sudah lancar kembali,” ujarnya.
Di lokasi terpisah, pohon Singapur setinggi 10 meter tumbang ke tengah jalan bypass Ida Bagus Mantra desa Ketewel.
Kabid Kedaruratan BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya mengaku pohon tumbang karena lapuk.
“Akibat kejadian tersebut, nihil korban jiwa dan kerugian. Upaya yang dilakukan mengerahkan anggota TRC BPBD Kab. Gianyar beserta armada dan perlengkapan ke lokasi kejadian. Untuk melakukan pemotongan dan pembersihan,” ungkapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8194 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5687 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3552 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2403 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan