Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Hakim Pro Rusia Ditembak Usai Hukum Mati Tiga WNA di Perang Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Hakim di wilayah Donetsk, Ukraina, ditembak oleh warga Ukraina pada Jumat (4/11) malam. Penyerangan itu dilakukan setelah hakim tersebut menjatuhkan hukuman mati pada tiga warga negara asing (WNA) yang ikut berperang di Ukraina, Juni lalu.
Administrator wilayah Donetsk Denis Pushilin mengatakan sang hakim yakni Alexander Nikulin terluka usai diserang.
"Rezim Ukraina terus menunjukkan metode terorisnya yang keji," tulis Pushilin di Telegram, seperti dikutip Reuters, Minggu (6/11).
Akibat serangan itu, kata Pushilin, Nikulin kini dalam kondisi kritis namun stabil. Kantor berita Rusia TASS melaporkan polisi hingga kini masih memburu para penyerang Nikulin tersebut.
Nikulin diketahui menjatuhkan hukuman mati pada dua warga Inggris dan satu warga Maroko yang ditangkap saat berperang membela Ukraina.
Ia meyakini ketiganya berupaya menggulingkan pemerintah setempat. Ketiga WNA itu bahkan dicap sebagai "penjahat perang Nazi" olehnya.
Namun pada September, tiga orang itu dibebaskan sebagai bagian dari misi pertukaran tahanan antara Ukraina dan Rusia. Selama beberapa bulan terakhir, sejumlah pejabat Rusia banyak yang terbunuh dan terluka sejak invasi berlangsung Februari lalu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4512 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2328 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1597 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun