Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 19 Agustus 2026
Dua Helikopter dan Dua Kapal Basarnas Merapat di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Basarnas telah merapatkan peralatan utama (alut) ke Bali dalam rangka siaga khusus Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Minggu 6 November 2022 sore.
Helikopter Bolcow BO-105 HR-1521 dengan 5 orang crew telah landing di Bandara Internasional Ngurah Rai - Bali. Heli SAR ini bergerak dari Skuadron 400 Lanudal Bandara Juanda Surabaya. Helikopter tersebut akan ditempatkan di GWK, akses terdekat dengan Nusa Dua, tempat berlangsungnya KTT G20.
Sementara, Heli AS 365 N3+ Dauphin HR-3604 juga telah tiba di Bali. Helikopter dengan 6 crew tersebut take off dari Base Ops Lanudal Juanda (Lanud Muljono Bandara Juanda Surabaya).
Kekuatan laut juga telah tiba di Bali. Dimana 2 unit kapal Basarnas sudah merapat di Pelabuhan Benoa, yaitu KN SAR Arjuna 229 dan KN SAR Wisnu. Kedya kapal tersebut dilengkapi berbagai peralatan SAR baik di permukaan maupun di dalam air serta dilengkapi hellypad untuk pendaratan helikopter.
"Seluruh peralatan SAR tersebut untuk mendukung KTT G20. Kita tdk pernah berharap ada musibah. Dengan Siaga SAR Khusus ini, kami berupaya memberikan keyakinan kepada seluruh delegasi negara yang hadir, bahwa kami telah siap menghadapi kondisi kedaruratan kecelakaan, bencana, maupun kondisi membahayakan manusia selama kegiatan berlangsung," tegas Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi melalui Kepala Biro Humas dan Umum, S Riyadi dan Kepala Kantor SAR Denpasar Gede Darmada.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4577 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2379 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2036 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1640 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1080 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun