Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Ada Delegasi KTT G20 Minta Kendaraan Anti Peluru, Ini Respons Kemensesneg
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) Setya Utama mengungkapkan adanya permintaan fasilitas kendaraan bullet proof atau anti peluru dari delegasi G20. Namun, dia tidak mengungkapkan secara spesifik delegasi atau negara mana yang mengajukan fasilitas tersebut.
"Ada yang meminta fasilitas untuk diberikan kendaraan keras. Kendaraan keras itu bullet proof ya, kendaraan anti peluru," ungkapnya, dalam konferensi pers yang disiarkan pada Senin (7/11/2022).
"Kami sarankan bagi mereka yang punya, bisa membawa sendiri atau kami menyediakan tetapi sangat terbatas jumlahnya. Kita punya beberapa kendaraan anti peluru dan kita berikan dengan first come first serve. Jadi mereka yang meminta lebih dahulu akan diberikan," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Setya mengatakan bahwa bahwa fasilitas kendaraan dalam KTT G20 akan secara penuh menggunakan kendaraan listrik.
"Ada 836 mobill listrik bagi tamu VVIP dan delegasi yang didukung oleh Hyundai, Toyota dan Wuling. Ada juga yang didapatkan dari pembelian. Jadi 836 unit mobil listrik tadi merupakan kerja sama dengan kementerian kami/negara," bebernya.
Ada (sejumlah) motor dan mobil listrik yang diadakan oleh TNI dan Polri. Sementara 836 mobil listrik tersebut merupakan pinjaman. Jumlah keseluruhannya ada 962 kendaraan listrik, serta 454 motor listrik dan 26 bis listrik," tambah dia. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4562 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2363 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1628 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun