Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
KTT G20 akan Berdampak pada Turunnya Pengangguran di Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dampak penyelenggaraan puncak KTT G20 di Bali pada 15-16 November berimbas pada turunnya angka pengangguran. Hal ini seiring meningkatnya angka kunjungan wisatawan asing maupun domestik ke Bali yang akan menggeliatkan sektor pariwisata setempat.
"Dengan tumbuhnya kembali wisatawan maka insyaallah pengangguran kita tekan, kemudian teman-teman yang sempat dirumahkan bahkan di PHK akibat pandemi Covid-19 bisa bekerja kembali," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam keterangannya di Jakarta, Senin (14/11).
Menaker Ida menyebut, Indonesia sebagai tuan rumah telah siap 100 persen menyelenggarakan KTT G20. Dia optimistis perhelatan internasional ini menunjukkan bahwa Bali siap menerima kunjungan wisatawan dari berbagai negara.
"Dengan adanya perhelatan di Bali ini, Insya Allah Bali bangkit," ucapnya.
Sebelumnya Menaker mengatakan, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor usaha yang yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19, khususnya pariwisata di Bali.
Dampak dari pandemi Covid-19 terlihat pada penurunan kunjungan wisatawan luar negeri dan dalam negeri ke provinsi yang memiliki julukan pulau dewata tersebut.
"Sektor pariwisata memang sektor yang terdampak ketika pandemi Covid-19, tetapi dengan pemerintah pusat yang selalu menempatkan Bali sebagai tempat pertemuan, perekonomian di sektor pariwisata yang ada di Bali ini dapat bangkit lagi," ucapnya. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 189 Kali
Polisi Bongkar 14 Kasus Narkoba di Badung, 15 Tersangka Ditangkap
Dibaca: 117 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang