Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Rp100 Miliar Lebih Uang Korban Lion Air JT 610 Diselewengkan ACT
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dana bantuan yang diberikan Boeing Community Investment Fund (BCIF) untuk para keluarga korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 yang mencapai Rp117 miliar, ternyata digunakan oleh Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk kepentingan mereka.
Disampaikan oleh JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, bantuan untuk korban dari tragedi Boeing 737 Max itu digelapkan oleh ACT, dalam hal ini pendiri Yayasan ACT, Ahyudin, Presiden ACT periode 2019-2022 Ibnu Khajar dan eks Senior Vice President Operational ACT Hariyana Hermain.
"Dana BCIF tersebut digunakan oleh terdakwa tidak sesuai dengan implementasi Boeing dan malah digunakan bukan untuk kepentingan pembangunan fasilitas sosial sebagaimana yang ditentukan dalam protokol BCIF," ucap jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa, (15/11/2022) lalu.
JPU merincikan, dana yang diterima ACT dari BCIF mencapai Rp 138.546.388.500. Namun, dana yang disalurkan kepada keluarga korban Lion Air JT 610 hanya sekitar Rp20,5 miliar. Rinciannya yakni, dana tersalurkan ke ACT melalui perjanjian kerja sama dengan Boeing sebesar Rp18.188.357.502.
ACT kemudian melakukan pembayaran atas nama proyek Boeing melalui Lilis Uswatun Rp 2.375.000.001 dan pembayaran proyek Boeing atas nama Francisco Rp 500.000.000.
Baca juga:
ACT Ternyata Pangkas Donasi 'Umat', Totalnya Capai Rp450 Miliar">ACT Ternyata Pangkas Donasi 'Umat', Totalnya Capai Rp450 Miliar
Sedangkan uang sebesar Rp117.982.530.997 digelapkan oleh para terdakwa. Uang tersebut digunakan untuk menggaji karyawan dan relawan, sekaligus THR sebesar Rp33 miliar.
Sementara dana sisanya ditransfer ke PT Agro Wakaf Corpora sebesar Rp 14.079.425.824, Yayasan Global Qurban sebesar Rp 11.484.000.000, Koperasi Syariah 212 sebesar Rp 10.000.000.000, PT Trading Wakaf Corpora sebesar Rp 1.867.484.333, Yayasan Global Wakaf sebesar Rp 1.104.092.200, PT Griya Bangun Persada sebesar Rp 946.199.528, PT Asia Pelangi Remiten sebesar Rp 188.200.000, Akademi Relawan Indonesia sebesar Rp 5.700.000 dan PT Global Wakaf Corpora sebesar Rp 8.309.921.030.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang