Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Elon Musk Pecat Pegawai Yang Koreksi Cuitannya di Twitter
BERITABALI.COM, DUNIA.
Elon Musk kembali memecat karyawan perusahaan yang baru-baru ini Ia akuisisi, Twitter. Kali ini, pemutusan hubungan kerja dialami oleh karyawan yang berdebat secara langsung dengan Musk dalam platform Twitter.
Kejadian bermula pada Senin (14/11/2022) lalu, ketika Musk membuat cuitan yang berisikan permintaan maaf atas lambatnya akses Twitter di banyak negara. Menurutnya, aplikasi berjalan dengan sangat lambat hanya untuk membuka halaman utama saja.
Cuitan tersebut kemudian direspons oleh seorang sotware engineer Twitter, Eric Frohnhoefer. Ia mengklaim, pernyataan yang dibuat Elon Musk itu salah.
"Saya telah 6 tahun bekerja di Twitter untuk Android dan saya bisa mengatakan (pernyataan) ini salah," tulis Eric.
Orang terkaya dunia pun merespons cuitan Eric. Ia meminta Eric untuk mengkoreksinya, dan menyampaikan data yang tepat terkait keterlambatan yang dialami Twitter untuk Android.
"Twitter sangat lambat di Android. Apa yang Anda telah lakukan untuk memperbaiki itu?," tulis Musk.
Kemudian dalam serangkaian cuitan, Eric menjawab, dirinya bersama tim terkait telah melakukan banyak perkembangan performa Twitter untuk Android. Namun, Ia pun menyadarai masih terdapat sejumlah ruang untuk perkembangan.
Lebih lanjut Ia bilang, tidak terlambat keterlambatan protokol software pemanggilan prosedur jarak jauh atau RPC. Menurutnya, lambatnya akses Twitter untuk Android bisa disebabkan oleh hal-hal lain.
Musk terlihat tidak menanggapi cuitan-cuitan tersebut. Namun, Ia ternyata langsung memecat Eric dari Twitter. Ini dipastikan setelah Eric mengaku tidak bisa lagi mengakses sistem internal Twitter.
Eric mengetahui dirinya dipecat, setelah temannya mengirimkan cuitan Elon Musk yang berisikan "dia dipecat". Cuitan itu dibuat Musk setelah Eric menyampaikan koreksi.
"Tidak ada pihak Twitter yang menghubungi saya," kata dia, dikutip dari CNN.
Lebih lanjut Ia bilang, sebenarnya dirinya ingin mencoba bertahan bekerja di Twitter setelah perusahaan resmi diambil alih oleh Elon Musk. Itu dilakukan untuk memastikan isu kepemimpinan Musk yang berantakan.
"Ternyata semua yang dilaporkan benar," katanya.
Selain Eric, pada Selasa (15/11/2022) lalu dikabarkan juga setidaknya terdapat seorang pegawai lain yang dipecat oleh Elon Musk. Pemecatan ini dilakukan karena pegawai tersebut melanggara kebijakan perusahaan, dengan menyampaikan kritik kepada Musk dalam akun internal Slack perusahaan.(sumber: kompas.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2322 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1967 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun