Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
Viral Video Nenek Dipepet dan Ditendang Gerombolan Pelajar, Mahfud MD Colek Polri
beritabali.com/ist/suara.com/Viral Video Nenek Dipepet dan Ditendang Gerombolan Pelajar, Mahfud MD Colek Polri
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Video viral seorang nenek yang ditendang gerombolan pelajar SMA menyita perhatian Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. Ia melalui akun Twitternya menandai Divisi Humas Polri dalam mengutip unggahan @zoelfick.
Baca juga:
Viral Biduan Cekcok Perkara Uang Saweran
"Ini lagi @DivHumas_Polri --> Motornya T 3350 BK," tulisnya pada akun Twitter @mohmahfudmd, Minggu (20/11/2022).
Adapun dalam video yang diunggah terlihat delapan pelajar SMA yang menghampiri seorang nenek di tepi jalan. Salah satu dari mereka kemudian melayangkan tendangan hingga sang nenek terjatuh.
Video berdurasi 13 detik yang dikutip Mahfud MD itu sontak menerima ribuan komentar dari warganet. Kebanyakan ikut merasa kesal dan menyayangkan aksi tersebut. Di mana yang berpendidikan seharusnya bisa berperilaku baik kepada orang tua.
"Astagfirullah..parah negeri ini, krisis moral dan akhlak," tulis seorang warganet.
"Ada yang hilang dari Bangsa Indonesia. KRISIS AKHLAK. Bullying pelajar, suami aniaya istri depan anak, pemuda aniaya orang lansia. Ada baiknya kita merenung sama-sama. Ada yang hilang dari bangsa yang katanya Aahlak ketimuran ini," tulis yang lainnya.
"Bukan belajar yang baik malah kurang ngajar sama orang tua," kritik salah satu warganet.
"Pelajar kok kelakuan seperti itu, nggak beradab, coba kalau yang ditendang itu nenek/ibu dari pelajar-pelajar itu? Marah nggak. Sakit hati nggak kalian woiiii anak kurang ajar? Ayo Pak @DivHumas_Polri cari secepatnya !" komentar warganet.
"I know. Knapa mereka tdk pake helm ternyata gak ada otaknya," kecam warganet.
Beberapa dari warganet juga memberikan informasi terkini, di mana para pelajar itu diketahui sudah diamankan polisi. Mereka membagikan tangkapan layar unggahan dari akun Instagram @andreli_48.
Keterangan unggahan itu mengungkapkan jika peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (19/11/2022) sore. Para pelaku yang merupakan pelajar disebutnya sudah diamankan di Polres Tapanuli Selatan untuk ditindak lebih lanjut.
Tak hanya polisi, Dinas Pendidikan setempat dan sekolah yang bersangkutan juga diketahui akan terlibat dalam koordinasi perkara ini. Sementara itu, warganet berharap para pelaku bisa ditindak tegas meski masih berusia di bawah umur.
"@mohmahfudmd setiap peristiwa sperti ini hanya minta maaf dan minta maaf lagi, dan kejadian akan terus terulang dan diulang kembali. Tolong di revisi kembali tetang uu tetang anak dibawah umur," saran warganet.
"Pak @mohmahfudmd harus lebih spesifik lagi uud perlindungan anak dalam kategori usia. Klu usia 15 thn ke atas mereka bukan lagi anak²-anak tapi remaja. Karena di Jawa dan Sumatera kriminalitas saat ini yang terjadi rata-rata pelaku golongan usia 15 - 17 thn," saran yang lainnya.
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Imam Zamroni membenarkan pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan penganiayaan tersebut. Ia mengatakan bahwa tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga orang tua pelaku akan dipanggil guna mencari solusi.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2208 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2086 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1550 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1432 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli