Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
Bali Memang Magis, Romantisme AS-Cina Berlanjut di Kamboja
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Cina kembali terbuka untuk bertemu dengan Menteri Pertahanan AS di sela forum Keamanan Regional di Kamboja, Minggu (20/11/2022) ini. Sebagai tanda mencairnya hubungan kedua kepala negara usai bertemu di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 16 - 17 November ini.
Menteri Pertahanan Cina Wei Fenghe dan Menteri Pertahanan AS Austin Lloyd mengkonfirmasi secara terpisah mereka akan menghadiri forum Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN-Plus.
"Cina memiliki sikap proaktif dan terbuka untuk melakukan pertukaran dengan Amerika Serikat," kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Cina Tan Kefei, mengutip Reuters, Minggu (20/11/2022).
Menurutnya kedua belah pihak sedang berkoordinasi mengenai 'pertukaran' di Forum yang akan berlangsung pada Rabu (23/11/2022) mendatang.
Pertemuan akan mewakili pertukaran militer tingkat tinggi pertama antar kedua negara sejak Cina menghentikan dialog reguler antara komandan militer pada Agustus lalu, sebagai pembalasan atas kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan. Cina menganggap Taiwan sebagai provinsi pemberontak.
Hubungan AS - Cina memang memburuk dalam beberapa tahun terakhir di tengah isu perdagangan, hak asasi manusia, dan Taiwan. Sebelumnya, di sela-sela penyelenggaraan KTT G20 pekan lalu, Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden AS Joe Biden mengadakan pertemuan tatap muka pertama.
Pertemuan berlangsung kurang lebih 3,5 jam membahas banyak hal. Namun Presiden AS Joe Biden menjamin bahwa AS tidak akan memicu perang dingin antara kedua belah pihak.
"Kami akan berkompetisi dengan semangat, tetapi saya tidak mencari konflik," tegasnya dalam konferensi pers di Hotel Hyatt, Nusa Dua Bali, Senin (14/11/2022).
Tapi Biden tak menampik adanya persaingan antara kedua negara untuk menjadi nomor satu di dunia. Akan tetapi dirinya memastikan semua akan berjalan sehat tanpa harus adanya konflik.
"Kami akan bersaing dengan penuh semangat tetapi saya tidak mencari konflik, saya ingin mengelola tanggung jawab persaingan ini," tegasnya.
Persoalan Taiwan turut menjadi pembahasan Biden dan Xi Jinping. Biden menekankan agar setiap negara mematuhi aturan lalu lintas internasional.
"Kebijakan Cina tidak berubah. Kami mengajukan perubahan status quo sepihak di kedua sisi dan kami berkomitmen untuk menjaga perdamaian dan stabilitas selat Taiwan," papar Biden.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2205 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2078 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1545 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1425 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli