Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Sebagian Besar Warga Terdampak Banjir di Jembrana Enggan Direlokasi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Warga korban bencana banjir bandang khususnya di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo masih ada yang menolak rencana relokasi.
Salah satunya adalah Sunarti. Pascabanjir bandang pemerintah sudah mensosialisasikan adanya rencana relokasi rumah warga oleh pemerintah. Meski saat ini ancaman banjir sewaktu-waktu bisa saja menerjang kembali. Ia mengaku enggan pindah lantaran rumahnya sudah dihuni bertahun-tahun.
Menurutnya, jika direlokasi dirinya mengaku akan kesulitan beradaptasi di lingkungan yang baru.
"Saya mau disini saja, tidak mau pindah. Soalnya disini sudah lama dan sudah terbiasa, saya takut di tempat baru susah nyari pekerjaan," ujar Sunarti, Senin (21/11/2022).
Terkait adanya penolakan relokasi warga yang terdampak banjir, Perbekel Penyaringan I Made Dresta mengatakan sebagian besar warganya yang menjadi korban banjir menolak untuk direlokasi dengan berbagai alasan.
"Dari 20 Kk warganya yang rumahnya rusak parah, hanya 6 KK yang bersedia direlokasi. Sedangkan sisanya menolak. Pihaknya juga sudah oftimal melakukan sosialisasi ke warga terdampak terkait rencana relokasi, namun tetap ditolak," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1425 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1081 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 925 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 818 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik