Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Kisah Pasutri Lansia di Gianyar Berjuang Menyambung Hidup dalam Keterbatasan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pasangan suami istri (pasutri) I Wayan Suwatra dan Ibu Ngenteg merupakan lansia asal Banjar Suwat Kelod, Desa Suwat, Kecamatan Gianyar. Pasutri yang tidak punya keturunan itu kini hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Wayan Suwatra menderita sakit strok. Sehingga dia tidak bisa bekerja. Bahkan beraktivitas juga terbatas akibat sakit strok yang dia derita. Sedangkan, istrinya, ibu Ngenteg mengandalkan membuat canang.
Kemudian canang buatannya itu dijual ke pasar. Dengan jualan canang, hasil yang diperoleh juga tidak terlalu besar.
“Suami saya sakit. Saya jualan canang,” ujar dia, Jumat (25/11).
Uang yang diperoleh dari berjualan canang habis untuk kebutuhan sehari-hari di dapur. “Untuk beli beras dipakai makan,” ujar dia.
Dengan keterbatasan ekonomi dan usia yang kini sudah lansia, dia pun berharap ada uluran tangan dari dermawan. Beruntung, ada kerabat dan tetangga yang turut membantu meski tidak banyak.
Salah satu dermawan yang datang membantunya adalah seorang pengusaha bakso ayam asal desa Suwat, Ngakan Suardika. Pengusaha itu memberikan kebutuhan dapur. Meski tidak banyak, bantuan yang diberikan bisa untuk memenuhi kebutuhan dapur.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun