Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
Jadi PM Malaysia, Anwar Ibrahim Tetapkan 28 November Libur Nasional
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana menteri baru Malaysia, Anwar Ibrahim, mendeklarasikan Senin (28/11) mendatang sebagai hari libur nasional. Deklarasi ini diumumkan Anwar dalam konferensi pers perdananya pada Kamis (24/11) usai dilantik sebagai PM Malaysia ke-10.
"Saya akan mendiskusikan dengan Kepala Staf Kabinet karena saya telah berjanji untuk menetapkan hari libur pada Senin pekan ini, tapi itu tidak terjadi," kata Anwar seperti dikutip The Star.
"Insya Allah, ini sudah tuntas pada Kamis dan saya akan memenuhi janji saya untuk menetapkan libur Senin depan," paparnya menambahkan.
Dalam kesempatan yang sama, Anwar juga berjanji tidak akan mengambil gajinya sebagai PM selama memimpin Negeri Jiran.
"Saya telah memilih untuk menolak gaji (saya) sebagai perdana menteri," kata Anwar.
Anwar juga bakal memangkas gaji dan tunjangan bagi para menteri dalam kabinetnya.
"Ukuran kabinet pasti akan lebih kecil dan saya meminta menteri baru untuk menyetujui proposal saya untuk mengurangi gaji mereka," ucap Anwar.
"Saya yakin para pegawai negeri sipil tahu tugas utama kita adalah meringankan beban rakyat," paparnya menambahkan,
Pernyataan itu sesuai dengan janjinya selama kampanye. Selain melawan korupsi, salah satu janjinya saat kampanye adalah dia tidak akan mengambil satu sen pun gajinya sebagai perdana menteri jika berhasil memenangkan pemilu.
Saat masa pemilu, Anwar juga bertekad untuk mengurangi gaji para menteri jika dia berhasil berlenggang ke Putrajaya pada pemilu 19 November lalu.
"Kalau mau Anwar jadi Perdana Menteri, kabinet harus dikurangi dan gaji perdana menteri serta para menteri harus dikurangi karena kita ingin menjadi sebuah contoh yang baik," paparnya.
"Izinkan saya memberikan jaminan saya, jika pada 20 November (ketika) saya terpilih sebagai perdana menteri, hal pertama yang akan saya lakukan adalah memotong gaji dan tunjangan perdana menteri.
Saat itu, Anwar menuturkan dengan situasi ekonomi Malaysia sekarang, ia merasa tidak pantas mengambil gaji sebagai perdana menteri.
"Kita harus menghadirkan kepemimpinan yang mencintai rakyat, barulah rakyat mencintai kita," ucap Anwar dalam kampanyenya seperti dikutip The New Straits Times.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2207 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2083 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1548 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1428 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli