Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Oknum Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Wanita Saat KTT G20 Bali, Begini Kronologinya
bbn/ilustrasi/Oknum Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Wanita Saat KTT G20 Bali, Begini Kronologinya.
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang perwira Paspampres berpangkat Mayor terancam dipecat lantaran dugaan memperkosa seorang prajurit wanita dari Divif 3 Kostrad, Letda Caj (K) GER di sebuah hotel di Bali.
Pelaku adalah Mayor Infanteri BF yan kini ditahan di Mako Paspampres, Jakarta untuk menjalani proses hukum. Kejadian ini pun sudah diketahui oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Dia menginstruksikan tindakan tegas diantaranya pecat dan proses hukum.
Adapun kronologi kejadian pemerkosaan ini bermula saat Mayor Infanteri BF dan GER berangkat ke Bali untuk menjalani tugas pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.
Tepat pada Selasa (15/11/2022) malam, korban tengah berada di kamar hotel di kawasan Jimbaran, Bali lantaran merasakan tidak enak badan. Namun ketika beristirahat, Letda Caj (K) GER mendengar bel kamarnya berbunyi. GER tetap mencoba untuk membuka pintu meski merasa tidak enak badan.
Kala itu GER mendapati Mayor Infanteri BF sudah berada di hadapannya.
"Ada perlu apa?," tanya Letda Caj GER kepada Mayor Infanteri BF kala itu.
Pelaku pun beralasan bahwa dirinya hendak berbicara terkait koordinasi kegiatan pengamanan. Namun karena kondisi GER tidak enak badan, Mayor Infanteri BF memaksa masuk ke dalam kamar dan meneruskan niatnya yakni berbincang soal koordinasi kegiatan.
Di dalam kamar, Mayor Infanteri BF dan Letda Caj GER duduk di sofa dengan posisi terpisah. Korban pun meminta kepada pelaku untuk segera menyampaikan poin-poin koordinasi penugasan.
Namun demikian saat itu, Letda Caj GER secara perlahan mulai tidak sadarkan diri. Sampai di sana, Mayor Infanteri BF yang melihat korban dalam kondisi setengah sadar langsung meraba paha serta memegang tangan GER.
Merasakan tindakan itu, GER langsung menghindari Mayor Infanteri BF. Akan tetapi karena kesadarannya terus menurun, diduga Mayor Infanteri BF dengan leluasa melakukan aksi bejatnya. GER baru sadar esok paginya dalam keadaan tanpa pakaian dan ketakutan hingga trauma.
Baca juga:
Diduga Paspampres Pecahkan Spion Mobil Warga
Awalnya, kasus ini diselidiki di Makassar, Sulawesi Selatan karena sesuai dengan wilayah dinas korban. Namun, Andika menyebut kalau Mabes TNI mengambil alih kasus tersebut karena pelaku merupakan bagian dari Paspampres.
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Marsda Wahyu Hidayat Sudjatmiko mengungkapkan bahwa pelaku kini ditahan untuk menunggu proses hukum berjalan.
"Sementara ditahan di Mako (Paspampres)," kata Wahyu saat dikonfirmasi, Jumat (2/12/2022). (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2013 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1617 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun