Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
BPOM Cabut Izin Edar 32 Obat Sirop Terkait Gagal Ginjal Akut
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencabut 32 izin edar obat sirop yang tercemar Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) melebihi ambang batas aman.
Hal itu dilakukan BPOM usai melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke sarana produksi PT REMS. BPOM menemukan ketidaksesuaian dalam penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).
EG dan DEG merupakan senyawa yang dianggap berbahaya dan diduga memicu penyakit gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA).
"BPOM menetapkan sanksi administratif dengan mencabut sertifikat CPOB cairan oral non-betalaktam serta diikuti dengan pencabutan seluruh izin edar produk sirup obat (32 produk) produksi PT REMS," kata BPOM dalam keterangan tertulis, Rabu (7/12).
Selain sanksi administratif di atas, BPOM juga memerintahkan kepada PT REMS untuk menghentikan kegiatan produksi dan distribusi seluruh sirup obat. Lalu, perusahaan tersebut juga diminta menarik dan memastikan semua obat sirop telah dilakukan penarikan dari peredaran, yang meliputi pedagang besar farmasi, apotek, toko obat, dan fasilitas pelayanan kefarmasian lainnya.
BPOM menyebut PT REMS harus memusnahkan semua persediaan (stok) obat sirop dengan disaksikan oleh petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM dengan membuat Berita Acara Pemusnahan. Terakhir, melaporkan pelaksanaan perintah penghentian produksi, penarikan, dan pemusnahan obat sirop kepada BPOM.
Apabila ditemukan bukti permulaan yang menunjukkan terjadinya tindak pidana dalam produksi atau peredaran obat sirop terkait temuan tersebut, BPOM akan memproses ke jalur hukum.
"Akan segera dilakukan proses penyidikan (pro justitia)," ujarnya.
Berikut 32 nama produk yang dihentikan izin edarnya:
- Ambroxol HCl Sirup
- Antasida DOEN
- Broxolic Sirup
- Calortusin Sirup
- Calortusin PE
- Cetirizine Hydrochloride
- Cetirizine Hydrochloride
- Cetizine Drops
- Cetizine Sirup
- Cotrimoxazole Suspensi
- Dolorstan Suspensi
- Domperidone Maleate
- Domperidone Maleate Suspensi
- Fenpro Suspensi
- Ibuprofen Suspensi
- Noze Drops
- OBH Rama Sirup
- Paracetamol Drops
- Paracetamol
- Pseudoephedrine HCl
- Ramadryl Atusin Sirup
- Ramadryl Expectorant
- Ramagesic
- Ramagesic
- Ratrim
- Remco Cough
- R-zinc
- Tera F
- TERA PE
- Sucralfate
- Zinc Sulfatae Monohydrate
- Zinc Sulfatae Monohydrate
(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4550 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2356 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2010 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1614 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1058 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun