Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Wapres Negara Ini Divonis Penjara 6 Tahun, Korupsi Rp15,6 Triliun
BERITABALI.COM, DUNIA.
Wakil presiden Argentina, Cristina Fernández de Kirchner, dijatuhi hukuman 6 tahun penjara dan dilarang memegang jabatan publik seumur hidup. Ia dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi senilai US$ 1 miliar (Rp15,6 triliun) yang berkaitan dengan pekerjaan umum.
Perempuan yang pernah menjadi Presiden Argentina selama dua periode antara 2007 dan 2015 ini dinyatakan bersalah pada Selasa (6/12/2022). Panel tiga hakim menolak dakwaan kedua terkait menjalankan organisasi kriminal, yang vonis bersalahnya bisa membuat hukuman penuhnya menjadi 12 tahun penjara.
Hukuman tersebut menandai pertama kalinya seorang Wakil Presiden Argentina dihukum karena kejahatan saat menjabat. Namun, para hakim baru akan mempublikasikan alasan di balik keputusan mereka terhadap Fernández de Kirchner pada tahun 2023 mendatang.
Fernández de Kirchner dituduh mengatur 51 kontrak pekerjaan umum di provinsi Patagonian Santa Cruz untuk diberikan kepada sebuah perusahaan milik Lázaro Báez. Dia adalah seorang teman dan rekan bisnis Fernández dan mendiang suaminya, mantan Presiden Néstor Kirchner, yang memerintah Argentina dari 2003-2007.
Jaksa mengatakan perusahaan Báez diciptakan untuk menggelapkan pendapatan melalui proses penawaran palsu untuk proyek-proyek yang mengalami pembengkakan biaya, dan dalam banyak kasus tidak pernah selesai.
Báez, yang juga dijatuhi hukuman 6 tahun bersama Fernández de Kirchner dihukum karena pencucian uang pada Februari 2021 dan saat ini berada dalam tahanan rumah saat dia mengajukan banding atas hukumannya.
Namun perempuan berusia 69 tahun ini menggambarkan proses terhadapnya sebagai "hukum-tarif", yang digambarkan oleh analis politik di wilayah tersebut sebagai bentuk "perang politik" yang melibatkan politisi, peradilan, dan media.
Hal itu biasanya dilakukan dengan pandangan untuk mencoreng para pemimpin sayap kiri sebagai koruptor.
Baca juga:
Israel Hancurkan Masjid Rasulullah di Hebron
"Saya tidak akan mencalonkan diri untuk apapun, bukan presiden, bukan senator. Nama saya tidak akan ada di surat suara manapun," kata Fernández de Kirchner, dilansir The Guardian, Rabu (7/12/2022).
Fernández de Kirchner disebut sebagai sosok yang sangat memecah belah dalam politik Argentina. Dia dan suaminya adalah anggota "gelombang merah muda" presiden sayap kiri yang memerintah banyak negara Amerika Latin pada awal abad ini, bersama tokoh-tokoh seperti Luiz Inácio Lula da Silva dari Brasil dan Michele Bachelet dari Cile.
Putusan ini adalah pertama kalinya Fernández de Kirchner dihukum. Tetapi dia sebelumnya telah didakwa dalam banyak kasus lain, di mana dia dibebaskan sebelum kasus tersebut dibawa ke pengadilan atau kasus tersebut dibatalkan.
Ini termasuk tuduhan bahwa dia berkolusi dengan pemerintah Iran untuk menutupi keterlibatan Teheran dalam serangan bom 1994, di mana 85 orang tewas di pusat budaya Yahudi AMIA.
Kasus terbaru terhadapnya adalah skandal "Notebook", di mana dia diduga telah memberikan kontrak pekerjaan umum dengan imbalan suap. Pada Juli 2016, sekitar pukul 04:00 malam, mantan sekretaris pekerjaan umum Fernández de Kirchner, José López, tertangkap basah mencoba menyimpan kantong sampah berisi uang tunai US$ 8,9 juta di sebuah biara di pinggiran Buenos Aires.
Dalam sebuah survei yang dilakukan pada November oleh perusahaan jajak pendapat Zuban Córdoba y Asociados, 61,9 persen responden mengatakan bahwa mereka memiliki citra negatif terhadap Fernández de Kirchner.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4506 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2320 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1960 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1591 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1035 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun