Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Forum Pengembangan Indonesia-Pacific Hasilkan Bali Massage
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pertemuan Indonesia-Pacific Forum for Development (IPFD) menghasilkan Bali Message on Development Cooperation in the Pacific yang berisi komitmen Indonesia dan negara Pasifik untuk meningkatkan kemitraan.
Hal ini diungkapkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi usai menutup IPFD yang pertama kali diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, Rabu (7/12/2022).
Dikatakannya, Bali Message juga meneguhkan komitmen Indonesia untuk mengimplementasikan secara konkret visi Pacific Elevation melalui bantuan teknis dan bantuan pembangunan yang lebih intensif. Selama ini, Indonesia melakukan kerja sama pembangunan ke negara-negara Pasifik.
Selama periode 1999-2021 Indonesia telah memberikan 211 bantuan teknis dan pembangunan yang melibatkan sekitar 1.900 peserta dari negara-negara Pasifik.
Bantuan tersebut diberikan secara tailor-made, menyesuaikan dengan keperluan negara-negara penerima, sehingga di situ ada ownership dari partner kita, negara-negara Pasifik.
"IPFD ini nantinya akan berfungsi sebagai platform kerja sama yang terlembagakan antara Indonesia dengan Pasifik," ujarnya.
Retno menyebut beberapa program yang telah Indonesia lakukan sesuai dengan Bali Messages, antara lain di bidang ketahanan pangan, Indonesia baru saja memberikan pelatihan perikanan bekerja sama dengan Melanesian Spearhead Group (MSG).
Indonesia juga akan membangun Regional Agriculture Training Center (pusat pelatihan untuk pertanian di kawasan) yang berpusat di Fiji untuk memperkuat ketahanan pangan di kawasan Pasifik.Di bidang kesehatan, Indonesia juga memulai pembangunan rumah sakit di Kepulauan Solomon.
"Kedepan, Indonesia akan mempererat kerja sama perdagangan dan investasi dengan fokus pada pembangunan UMKM. Indonesia juga akan meningkatkan pemberian beasiswa bagi mahasiswa-mahasiswa dari negara Pasifik," sebutnya.
IPFD, menurutnya, juga dapat dijadikan platform untuk pengembangan kerja sama trilateral untuk Pasifik. Sejauh ini, sudah ada komitmen kerja sama trilateral untuk Pasifik, antara lain dari Australia, Jepang, dan Korea.
"Dan saya yakin, masih banyak negara yang juga ingin melakukan kerja sama triangular dengan Indonesia untuk Pasifik. Indonesia akan terus mendekati, mengundang negara lain untuk bersama bekerja sama dalam konteks, sekali lagi, memperkuat partnership dengan negara Pasifik. Dengan pendekatan yang inklusif, Indonesia yakin bahwa hasilnya akan lebih baik," harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2013 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1617 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun