Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Sadis Putin, Kota Ini Dikirimi Malapetaka Sampai Hancur
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menuturkan bahwa serangan Rusia telah mengubah kota Bakhmut di Ukraina timur menjadi "reruntuhan yang terbakar". Tak hanya itu, militer Ukraina juga telah melaporkan serangan rudal, roket, dan pesawat tak berawak di berbagai bagian negara yang telah membunuh warga sipil dan menghancurkan infrastruktur penting.
Dilansir dari Aljazeera, Zelenskyy mengatakan pada hari Sabtu (10/12/2022) kemarin, situasi "tetap sangat sulit" di beberapa kota garis depan di provinsi Donetsk dan Luhansk Ukraina timur.
"Bakhmut, Soledar, Maryinka, Kreminna. Untuk waktu yang lama, tidak ada tempat tinggal tersisa di tanah di daerah ini yang tidak rusak oleh peluru dan api," kata Zelenskyy dalam pidato video malamnya, menyebutkan kota-kota yang kembali berada di bawah serangan Rusia yang berkelanjutan, dikutip Minggu (11/12/2022).
"Para penjajah benar-benar menghancurkan Bakhmut, kota Donbas lain yang diubah oleh tentara Rusia menjadi reruntuhan yang terbakar," katanya.
Zelenskyy juga mengatakan bahwa lebih dari 1,5 juta orang tanpa listrik di kota Odesa, Ukraina selatan, setelah serangan malam oleh drone.
"Setelah serangan malam oleh drone Iran, Odesa dan kota-kota lain serta desa-desa di kawasan itu berada dalam kegelapan," kata Zelenskyy.
"Sampai sekarang, lebih dari satu setengah juta orang di wilayah Odesa tanpa listrik."
Militer Ukraina pada hari Sabtu juga melaporkan penggerebekan di provinsi lain: Kharkiv dan Sumy di timur laut, Dnipropetrovsk Ukraina tengah, Zaporizhia di tenggara dan Kherson di selatan.
Sekitar 20 serangan udara dan lebih dari 60 serangan roket menghantam sasaran di seluruh Ukraina antara Jumat dan Sabtu, Staf Umum militer Ukraina melaporkan sebelumnya.
Menulis di Telegram, wakil kepala kantor Zelenskyy, Kyrylo Tymoshenko, mengatakan dua warga sipil tewas, dan delapan lainnya terluka dalam puluhan serangan mortir, roket, dan artileri pada hari sebelumnya. Daerah perumahan, rumah sakit, pertokoan, gudang dan infrastruktur penting di wilayah Kherson rusak, katanya.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4505 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2319 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1958 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1590 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1035 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun