Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Sandiaga Uno Sebut Ada Tiga Tantangan Pariwisata Indonesia di 2023
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tiga tantangan yang akan dihadapi pariwisata di Indonesia pada tahun 2023 diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Adapun tiga tantangan tersebut berasal dari Consumer Behaviour, Rapid Exit Zero Covid Policy.
Sandiaga mengatakan bahwa peningkatan biaya hidup dan harga bahan bakar menjadi faktor penentu keputusan berwisata ke luar negeri, jumlah spending saat berwisata dan pemulihan bisnis pariwisata di tahun 2023.
"Meski demikan kita masih punya peluang. Karena wisatawan nusantara diprediksi masih akan menjadi motor utama penggerak pemulihan sektor pariwisata nasional. Ke depannya perjalanan domestik akan ditopang pergerakan Millenial dan Gen Z Dengan jenis wisata pilihannya Nature, Staycation, Culinary, City Tour, dan Culture," kata Sandiaga Uno saat Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2022 yang diadakan secara online, Senin, (26/12/2022). .
Kemudian, Sandiaga Uni juga menyoroti kebijakan zero Covid-19 Policy yang diterapkan oleh pemerintah China. Seperti diketahui, sebelumnya Tiongkok merupakan salah satu negara dengan wisatawan terbanyak yang datang ke Indonesia.
"Wisatawan Tiongkok sebagai pasar utama di Asia Pasifik juga belum dapat bebas bergerak akibat Zero Covid Policy. Namun saat ini Mobilitas di Tiongkok mulai menunjukan perubahan, akibat berkelanjutan Zero Covid Policy. Namun, tidak lama berselang setelah kebijakan pelonggaran mobilitas diberlakukan, kenaikan kasus COVID-19 kembali meningkat," ujar Sandiaga.
Sandiaga menjelaskan bahwa peluangnya, saat ini perubahan masif terjadi di Tiongkok, akibatnya pelonggaran mobilitas domestik terjadi di beberapa wilayah. Minat perjalanan yang sempat tertahan cukup lama, mulai muncul kembali. Trip.com menyebutkan, semenjak 7 Desember 2022, volume pemesanan penerbangan domestik meningkat hingga 160 persen.
Tantangan selanjutnya yang diungkapkan oleh Sandiaga Uno terkait dengan kunjungan wisatawan Mancanegara. Seperti diketahui, target Wisman dibagi berdasarkan performansi dan ekstrapolasi Tahun 2022: Asean dan Eropa memegang share target paling tinggi, Adapun pasar utama yang diharapkan menjadi penyumbang Wisman protes paling besar adalah Australia, Singapura, Malaysia, India, dan Inggris.
"Peluang Potensi pemesanan tiket Wisman ke Indonesia pada 2023 tercatat sebesar 123 ribu booking. Lima besar pasar Wisman hingga periode November 2023 ditempati oleh Australia, Korea Selatan, Inggris, Perancis, dan Jerman. Pasar Eropa mengisi sebesar 41,73 persen dari total booking ke Indonesia di tahun 2023. Regional seperti Oseania menyumbang 25,73 persen, Asia (di luar negara ASEAN) sebesar 21,7 persen dan negara ASEAN baru 2,43 persen," kata dia. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4521 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2335 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1983 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1042 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun