Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Ramainya Wisatawan di Ulun Danu Beratan Seolah Tak Terpengaruh Isu KUHP Baru
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bergulirnya wacana soal urungnya wisatawan asing datang ke Bali akibat pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terutama yang terkait soal hubungan intim belum terlihat dampaknya di obyek wisata Ulun Danu Beratan.
Humas Daerah Tujuan Wisata (DTW) Ulun Danu Berata Made Sukarata menyebutkan, kunjungan wisatawan asing perlahan meningkat.
“Angkanya sekarang antara 700 hingga 800 wisatawan asing per hari,” ujarnya Kamis, (29/12).
Ia menyebutkan, belum merasakan dampak akibat disahkannya KUHP degan kunjungan wisatawan asing. Made Sukarata mengungkapkan, saat ini memang sedang masa turunnya kunjungan wisatawan asing.
“Puncaknya pada pertengahan tahun biasanya. Atau awal tahun,” ujarnya.
Pada momen seperti sekarang, kunjungan ke kawasan Bedugul lebih didominasi oleh wisatawan domestik. Ia menyebutkan, situasi kunjungan berangsur normal seperti sebelum terjadinya pandemi Covid-19.
“Mudah-mudahan situasi seperti ini bisa tetap bertahan. Pasti pariwisata pulih dan normal,” ujarnya.
Sebelumnya, pengelola obyek Wisata Ulun Danu Beratan kembali menggelar parade budaya mepeed sejak Pandemi Covid-19. Tradisi ini digelar hingga 29 Desember. Parade gebogan ini melibatkan ibu-ibu dari 12 desa adat dan 6 desa dinas di Kecamatan Baturiti. Serta 2 banjar pengayah dari Kecamatan Marga yakni dari Bayan dan Marga.
Pada saat pelaksanaan parade budaya ini, peserta berjalan mengelilingi obyek wisata Ulun Danu Beratan dengan berjalan kaki hampir selama satu jam diiringi gambelan baleganjur.
Baca juga:
Ulun Danu Beratan Masuki Masa Sepi Wisman
Iring-iringan gebogan yang dibuat dari susunan buah ini tertata dengan rapi berlatarbelakang Danau Beratan. Suasana ini pun diabadikan oleh wisatawan yang berkunjung.
Gebogan ini mulai berjalan dari sisi utara pada bagian taman. Berjalan lurus ke arah timur menuju ke tepian Danau Beratan. Selanjutnya memutar di kawasan Njung Beji. Hingga bejalan di belakang Pura Ulun Danu.
Suasana ini banyak diabadikan oleh fotografer yang sengaja datang untuk melihat parade gebogan ini. Setelah itu, parade gebogan berjalan menuju arah selatan hingga memutar di kawasan Pura Ulun Danu Beratan. Selanjutnya berakhir di area jaba tengah Pura.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1981 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun