Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Pria di Pedungan Denpasar Dipukuli Diduga Memperkosa, Ternyata Begini Kejadiannya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Viral di media sosial, seorang pria di Pedungan, Denpasar dipukuli oleh sejumlah orang. Kejadian ini tepatnya di pertigaan Jalan Pulau Bungin Br. Geladag Pedungan.
Dalam video yang diunggah pada Jumat (30/12/2022) malam itu memperlihatkan seorang laki-laki dengan luka-luka di tubuhnya duduk di trotoar dan dikerumuni banyak orang.
Setelah dikonfirmasi, peristiwa pemukulan itu didasari oleh kesalahpahaman pelaku pemukulan yang menduga korban telah melakukan pemerkosaan. Namun, kedua pihak disebut sudah berdamai dan masalah tersebut selesai secara kekeluargaan.
“Kejadian pemukulan tersebut karena salah paham, dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan antara kedua belah pihak,” ujar Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana saat dihubungi pada Sabtu (31/12/2022).
Menurut Kompol Teja, pemukulan tersebut dilakukan oleh dua orang pelaku yang saling kenal dengan korban dan seorang perempuan yang diduga dirudapaksa oleh korban.
Kejadian bermula saat pelaku meminta korban untuk mengakui jika korban telah merudapaksa perempuan tersebut.
Namun, korban merasa tidak pernah merudapaksa perempuan tersebut. Begitu juga dengan perempuan tersebut yang merasa tidak pernah dilakukan tindakan asusila tersebut oleh korban.
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya motif kecemburuan antara korban dan pelaku Kompol Teja menyebut tidak mendalami motif pelaku karena tidak ada laporan lagi.
“Korban yang dipukul diminta untuk mengaku kalau memperkosa, tapi korban memang merasa tidak melakukan hal itu. Yang cewek juga merasa tidak merasa. Kalau itu (faktor kecemburuan) kami tidak mendalami karena memang tidak ada laporan lanjutan dan sudah berakhir damai,” tuturnya.
Setelah ramai dikerumuni warga sekitar, pelaku dan korban akhirnya berhasil diamankan. Mereka juga menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan dan pelaku siap menanggung perawatan korban yang terlihat mengalami luka-luka.
“Akhirnya kami bisa mendamaikan keduanya, pelaku pemukulan juga bersedia untuk menanggung perawatan luka-luka korban di rumah sakit,” pungkasnya. (sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1979 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun