Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Polisi Simpulkan Korban Tengelam di Selemadeg Alami Depresi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pihak Kepolisian akhirnya menyimpulkan korban tenggelam dan ditemukan meninggal di belakang Pura Srijong atau Beji Pura Srijong mengalami depresi.
Polsek Selemadeg sebelumnya telah memeriksa sembilan saksi termasuk kerabat korban Azqian Mahrus, 17 tahun.
“Berdasarkan fakta-fakta, keterangan saksi-saksi dan barang bukti diduga korban mengalami depresi dan mandi ke laut hingga akhirnya tenggelam lalu meninggal dunia,” ujar Kapolsek Selemadeg AKP Nikolaus Sina Ruing Jumat, (5/1).
Korban sebenarnya dikenal sebagai sosok pendiam dan tidak pernah memiliki persoalan dengan orang lain. Namun, dari keterangan saksi korban sempat memiliki masalah terkait dengan pembagian warisan setelah orangtuanya meninggal.
“Informasi dari pihak keluarga seperti itu,” ujarnya.
Sebelumnya, sesosok mayat tanpa busana ditemukan di area pesisir pantai tepatnya di belakang Pura Srijong atau Beji Pura Srijong yang masuk Banjar Dinas Payan, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg pada Rabu, (4/1) sekitar Pukul 10.30 WITA. Korban adalah Azqian Mahrus, 17 tahun asal Banjar Dinas Munduk Ranti, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.
Pada Minggu, (1/1) sekitar Pukul 09.00 WITA, korban pergi ke Denpasar bersama enam temannya menggunakan tiga sepeda motor.
Korban menaiki motor milik rekannya bernama Ahmad Iffan. Korban dibonceng oleh rekannya yang lain bernama Korban dibonceng oleh Ahmad Rizki. Saat kembali ke Jembrana mereka menemui kemacetan di Tabanan hingga rombongan remaja ini pun tercecer.
Karena turun hujan korban dan rekannya menunggu di toko Alfamart Bonian, Selemadeg. Sesaat kemudian korban minta ijin kepada Ahmad Rizki untuk beli bensin untuk kendaraan yang mereka gunakan.
Karena lama tidak kembali, Ahmad Rizki menelepon teman yang lain untuk segera bergabung dan mencari korban yang tidak muncul. Karena tidak ketemu dengan korban, akhirnya kakak sepupu korban bernama Hendri Bahtiar membuat laporan orang hilang di Polsek Selemadeg.
Selanjutnya pada Rabu, (4/1) atau tepat pada Hari Raya Galungan sekitar Pukul 10.30 WITA seorang warga bernama I Made Budiarsa ketika melintas di sekitar lokasi penemuan mayat, melihat sesosok mayat tergeletak di pesisir pantai.
Selanjutnya menginformasikan ke Bhabinkamtibmas Desa Antap, selanjutnya anggota Polsek Selemadeg bersama dengan tim gabungan melakukan evakuasi korban.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1421 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1079 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 921 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 815 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik